Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Sembako Berangsur Naik

Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Sembako Berangsur Naik

Laporan : Gian Franco Zola
Senin, 19 Des 2016 09:03
Internet
Ilustrasi
PELALAWAN - Sudah menjadi fenomena, bahwa setiap perayaan hari besar, harga kebutuhan hidup bak dikomandoi berangsur mulai naik. Harga kebutuhan bahan pokok, tak hanya alami kenaikkan disaat lebaran Idul Fitri dan Idul Adha, tapi menjelang perayaan Natal dan pergantian kalender tahun ini, sejumlah bahan pokok di Pelalawan mulai menanjak.

Seperti disejumlah pasar tradisionil, jauh-jauh hari harga-harga mulai naik berkisar seribuan hingga dua ribuan. Masyarakat pun mengaku tak kaget atas fenomena dipenghujung tahun tersebut. Hanya berharap, pemerintah menjamin ketersediaan kebutuhan tersebut di pasar-pasar tradisionil.

"Sudah tak kaget lagi, setiap momen hari besar, harga dipastikan akan naik. Ini fenomena yang sudah lama terjadi. Beragam alasan yang dikemukakan oleh sipenjual, tak ingin terjadi perdebatan panjang, yang namanya kebutuhan hidup sudah barang tentu dibeli juga. Tak mampu banyak, ya sedikit saja sesuai porsi kebutuhan rumah tangga," sebut Mak Andak, wanita paroh baya asal Pangkalan Kuras ini, Senin (19/12/2016).
Kebutuhan yang mulai naik, imbuh Mak Andak, semacam bumbu dapur, cabe, bawang dan sebagainya. Perlahan berangsur naik, meski belum terlalu meroket. Sebagai ibu rumah tangga, Mak Ende mengaku tak gentar menghadapi kenaikkan sembako tersebut.

"Bagi kami kaum ibu rumah tangga, sudah pasti tau dan pinter menyiasati kenaikkan ini. Yang sudah menjadi kebutuhan pasti tetap dibeli, walau porsinya terkadang dikurangi," tandasnya. Ia menambahkan, ‎kebutuhan rumah tangga semacam telor ayam, sudah jauh-jauh hari mengalami kenaikkan. ‎

"Tak apa mau naik berapa saja sudah pasti kita beli juga, percuma saja protes, tak akan didengar jua. Apa lagi saat ini, harga komoditi karet dan kelapa sawit, juga perlahan berangsur membaik. Semoga ini kenaikkannya tetap konsisten dan tak main-main," pungkas Mak Andak. (gfz)
Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:25

    Bansos Pangan Cair ke 33,2 Juta Penerima, Dapat 20 kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

    JAKARTA - Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan diberikan kepada lebih dari 33,2 juta penerima manf

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.