Sabtu, 01 Agu 2026
Ekonomi,
Konflik Timur Tengah Tak Goyahkan Riau, Ekonomi Kuartal I 2026 Tumbuh 4,89 Persen
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 31 Jul 2026 09:01
PEKANBARU - Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat beserta sekutunya rupanya belum mampu menggoyahkan fundamental ekonomi Provinsi Riau. Sepanjang Triwulan I Tahun 2026, ekonomi daerah ini justru mencatatkan pertumbuhan positif di angka 4,89 persen secara tahunan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau, Adnan Wimbyarto, menyebut tantangan global saat ini memicu ketidakstabilan pasokan energi dan volatilitas harga minyak. Meski begitu, fundamental ekonomi daerah tetap terjaga berkat kuatnya permintaan domestik.
"Meskipun perekonomian global masih dibayangi berbagai tantangan, ekonomi Indonesia khususnya di Provinsi Riau tetap menunjukkan resiliensi yang baik. Sektor keuangan stabil, dan APBN tetap mampu menjalankan fungsinya sebagai shock absorber," jelas Adnan saat merilis Realisasi Fiskal Regional Riau, Kamis (30/7/2026).
Tantangan Global dan Ketahanan Daerah
Pertumbuhan ekonomi Riau yang mencapai 4,89 persen tersebut ditopang oleh kinerja sejumlah sektor utama. Adnan merinci bahwa kuatnya aktivitas industri pengolahan, perdagangan, dan investasi menjadi motor penggerak utama ekonomi daerah pada paruh pertama tahun ini.
Di samping itu, stabilitas perekonomian lokal juga tertolong oleh instrumen kebijakan nasional. Fragmentasi perdagangan global yang merugikan banyak negara tidak memberikan dampak kejut yang signifikan bagi laju pertumbuhan usaha di Riau.
"Perkembangan ekonomi Provinsi Riau menunjukkan kinerja yang cukup menggembirakan berkat dukungan sektor-sektor produktif yang tetap kuat," tambahnya.
Sawit Sokong Surplus Perdagangan
Kinerja impresif ekonomi Riau juga tercermin dari tingginya angka perdagangan internasional. Komoditas unggulan daerah, khususnya kelapa sawit beserta produk turunannya, terbukti masih memiliki daya saing tinggi di pasar global.
Selama periode Januari hingga Mei 2026, Riau mencatatkan surplus neraca perdagangan yang sangat besar. Berikut adalah rincian aktivitas ekspor dan impor daerah tersebut:
Total Ekspor: US$8,60 miliar
Total Impor: US$1,63 miliar
Surplus Neraca Perdagangan: US$6,97 miliar
Tingginya nilai ekspor ini memastikan roda perekonomian Riau terus berputar lancar di tengah perlambatan ekonomi negara-negara mitra dagang(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/konflik-timur-tengah-tak-goyahkan-riau-ekonomi-kuartal-i-2026-tumbuh-489-persen.html
komentar Pembaca