Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Menkes Bicara Gaji Dokter: Ada yang Miliaran hingga Setara Tukang Parkir

Menkes Bicara Gaji Dokter: Ada yang Miliaran hingga Setara Tukang Parkir

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 25 Jun 2026 13:32
Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan tingginya kesenjangan pendapatan di kalangan dokter. Menurut dia, ada dokter yang memperoleh penghasilan hingga miliaran rupiah per bulan, sementara sebagian lainnya hanya menerima ratusan ribu rupiah.

"Variasi besaran penghasilan yang jauh berbeda, jauh sekali. Saya enggak enak menyampaikan, di Jakarta sendiri pasti Bapak-Ibu tahu. Ada yang dapat order sebulan miliaran, ada yang dapat sebulan, ya kita sering dengar itu seperti tukang parkir yang ratusan ribu," kata Budi dalam rapat bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).Menurut Budi, profesi dokter merupakan salah satu bidang pekerjaan dengan kesenjangan pendapatan paling tinggi.

"Ini adalah salah satu bidang di mana gap-nya tinggi sekali. Mungkin bisa ribuan kali antara yang paling atas dan paling bawah," ujar Budi.

Ia menilai persoalan ketimpangan pendapatan dokter perlu segera ditata. Salah satu contohnya terlihat dari perbedaan tunjangan dokter spesialis di berbagai daerah.

Budi menyebut dokter spesialis di Kabupaten Bone hanya menerima tunjangan sekitar Rp 3 juta per bulan. Sementara di Kabupaten Mahakam Ulu, tunjangannya bisa mencapai Rp 80 juta per bulan.

"Saya menyadari, biar bagaimanapun teman-teman dokter spesialis yang sama, lulusannya sama, dapat gap seperti ini pasti akan sedih. Kok teman saya di sana bisa dapat Rp 80 juta, saya Rp 3 juta. Ada dokter gigi di Indragiri Riau Rp 1 juta, di Cianjur Jawa Barat Rp 30 juta tunjangannya," katanya.

Solusi Menkes
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Budi mengatakan Kementerian Kesehatan perlu berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Kementerian Dalam Negeri. Sebab, tidak seluruh kewenangan terkait pengelolaan tenaga kesehatan berada di bawah Kementerian Kesehatan.

Selain masalah pendapatan, Budi menyoroti distribusi dokter yang belum merata. Ia menyebut masih ada dokter yang memiliki hingga tiga Surat Izin Praktik (SIP), sementara banyak dokter muda kesulitan mendapatkan tempat praktik.

"Padahal dokter-dokter yang lama itu mungkin kerjanya enggak penuh di rumah sakit, dan itu mendapatkan penghasilan mungkin 3.000 kali lipat dibandingkan dokter baru yang mau masuk," ujarnya.

Menurut Budi, ketimpangan tersebut turut berdampak pada pelayanan kesehatan di daerah. Ia mengungkapkan masih banyak puskesmas yang belum memiliki dokter.(liputan6)
Sumber: https://berita.liputan6.com/peristiwa/read/7981668/menkes-bicara-gaji-dokter-ada-yang-miliaran-hingga-setara-tukang-parkir?_gl=1*1l8xbxd*_gcl_aw*R0NMLjE3Nzg3MjE5NjIuQ2p3S0NBand3cERRQmhBdUVpd0FhLTRXbzR

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.