Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Riau Masih Terkendala SDM dan Fasilitas

Pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Riau Masih Terkendala SDM dan Fasilitas

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 25 Jun 2026 13:39
PEKANBARU-Anggota Komisi VII DPR RI dari Daerah Pemilihan Riau Hendry Munief mengunjungi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM dan Riau Creative Hub (RCH) di Pekanbaru.

Kunjungan tersebut dilakukan usai sinkronisasi program dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau.

Hendry mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan mengidentifikasi sektor yang berpotensi dikembangkan melalui program pemerintah sekaligus memetakan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Kunjungan pertama dilakukan ke PLUT UMKM Provinsi Riau dan disambut Kepala PLUT UMKM Provinsi Riau, Tresiana Anom Sari, beserta jajaran.

Dalam kunjungan tersebut, Hendry meninjau berbagai produk UMKM yang dipamerkan di showroom PLUT serta fasilitas pendukung yang digunakan pelaku usaha. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama jajaran PLUT UMKM terkait kondisi dan tantangan pengembangan UMKM di Riau.

Tresiana menjelaskan, PLUT UMKM memiliki peran penting dalam pembinaan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Provinsi Riau. Namun saat ini, lembaganya menghadapi sejumlah kendala, salah satunya berkurangnya tenaga pendamping karena dialihkan ke sektor lain sehingga proses pembinaan UMKM tidak berjalan optimal.

Selain itu, ia juga menyoroti lokasi kantor PLUT yang dinilai kurang strategis, keterbatasan anggaran, serta minimnya fasilitas pendukung. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan dalam memberikan layanan yang maksimal kepada pelaku UMKM.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hendry Munief menyatakan pihaknya mulai menginventarisasi berbagai persoalan pembinaan UMKM di Riau. Ia menegaskan seluruh masukan akan menjadi bahan yang diperjuangkan di tingkat pusat, termasuk rencana pengusulan pembangunan PLUT UMKM di sejumlah kabupaten di Riau.

"Kita juga ingin mengusulkan beberapa PLUT UMKM di kabupaten-kabupaten di Riau. Catatan yang disampaikan akan menjadi pertimbangan agar PLUT yang dibentuk nantinya bisa lebih baik," ujar Hendry, Kamis (25/6/2026).

Usai dari PLUT UMKM, Hendry melanjutkan kunjungan ke Riau Creative Hub yang dikelola Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau. Kedatangannya disambut Sekretaris Disparekraf Provinsi Riau, Ade Yudistira, bersama tenaga ahli dan jajaran RCH.

Dalam kunjungan tersebut, Hendry diajak meninjau berbagai fasilitas yang tersedia di RCH, mulai dari bioskop mini, ruang seni pertunjukan, mural, fotografi, studio rekaman, animasi, perfilman, musik, desain fesyen, seni tari, hingga ruang game dan e-sport.

Ade Yudistira menyampaikan, keberadaan RCH mulai mendapat respons positif dari komunitas dan pelaku ekonomi kreatif di Riau. Sejumlah karya dan produk kreatif binaan RCH bahkan telah berhasil masuk pasar dan berkembang secara mandiri. Meski demikian, masih terdapat kebutuhan penambahan fasilitas mengingat usia RCH yang relatif baru.

Sementara itu, Hendry Munief menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Ia berharap Riau Creative Hub dapat menjadi inkubator sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.

Menurut Hendry, Riau saat ini menjadi satu-satunya provinsi yang memiliki creative hub tingkat provinsi dan mendapat perhatian dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Ia berkomitmen menjembatani kebutuhan Pemerintah Provinsi Riau dengan pemerintah pusat agar pengembangan RCH dapat terus berlanjut.

"Hasil kunjungan ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan dan pengusulan program dari Riau pada RAPBN 2027," tutup Hendry Munief.(cakaplah)
Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/137411/2026/06/25/pengembangan-umkm-dan-ekonomi-kreatif-di-riau-masih-terkendala-sdm-dan-fasilitas/#sthash.luNrthuQ.dpbs

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.