Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Pimpinan DPRD Riau Nilai MBG Penggerak Ekonomi di Riau, Ini Penjelasannya

Pimpinan DPRD Riau Nilai MBG Penggerak Ekonomi di Riau, Ini Penjelasannya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 24 Jun 2026 08:26
PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Riau Budiman SH menilai Program Makan Bergizi Gratis atau MBG justeru berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan tidak dapat disimpulkan sebagai penyebab menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau.

Menurut Budiman, masyarakat perlu melihat persoalan tersebut secara objektif dan berdasarkan data yang utuh agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru.

"Saya sudah cross check langsung ke sejumlah sekolah. Tidak ada kantin yang tutup. Aktivitas jual beli tetap berjalan seperti biasa," ujar Budiman, Selasa (23/6/2026).



Politisi Gerindra dari Daerah Pemilihan Rokan Hulu itu menjelaskan bahwa PAD dan retribusi daerah merupakan dua hal yang berbeda.

Maka, penurunan pada salah satu sektor retribusi tidak bisa langsung disimpulkan sebagai penurunan pendapatan daerah secara keseluruhan.

"Antara PAD dengan retribusi itu berbeda. Retribusi dari sektor tertentu bisa saja turun, namun dari sektor lainnya naik sehingga secara keseluruhan bisa meningkat.

Bahkan saat ini PAD kita justru mengalami peningkatan karena adanya kenaikan dari sektor pajak," jelasnya.

Budiman mengatakan, Program MBG memiliki efek berganda atau multiplier effect terhadap perekonomian daerah.



Selain bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik, program tersebut juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Menurutnya, banyak pihak yang terlibat dalam rantai pasok program tersebut, mulai dari petani, pemasok bahan pangan, penyedia jasa katering, pelaku UMKM hingga tenaga kerja lokal.

"MBG menghadirkan perputaran ekonomi baru. Ada penyedia bahan makanan, penyuplai katering, pelaku UMKM, pemilik kantin, hingga tenaga kerja yang ikut terlibat. Ini tentu berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat," ujarnya.

Budiman juga menilai keberadaan kantin sekolah tetap memiliki ruang usaha karena produk yang dijual berbeda dengan menu yang disediakan dalam program MBG.

"Yang dijual kantin itu rata-rata jajanan dan minuman. Jadi tidak ada persoalan yang menyebabkan mereka harus berhenti beroperasi," ujarnya.

Di tengah beragam pandangan yang berkembang terkait program tersebut, Budiman mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan dialog yang konstruktif dan menghindari narasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

"Kita ingin suasana tetap kondusif. Jangan sampai muncul kesan saling menyalahkan. Yang terpenting adalah bagaimana program yang ada bisa berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta daerah," tegasnya.



Ia optimistis, melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat, berbagai program pembangunan yang tengah berjalan dapat menjadi momentum memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau.

Budiman meyakini Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi investasi bagi peningkatan kualitas generasi muda, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal di berbagai daerah di Provinsi Riau.(tribunpekanbaru)

Sumber: https://pekanbaru.tribunnews.com/riau-region/1107976/pimpinan-dprd-riau-nilai-mbg-penggerak-ekonomi-di-riau-ini-penjelasannya?page=2

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.