Rabu, 20 Mei 2026
Rp 1,3 Triliun Masuk RI Usai Intervensi di Pasar Obligasi.
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 20 Mei 2026 09:54
Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ikut turun tangan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Sejak pekan lalu, Purbaya telah melakukan intervensi di pasar obligasi (bond) demi menjinakkan keperkasaan dolar AS dan mengembalikan kepercayaan pasar.
"Jadi, Rupiah gonjang-ganjing pemerintah terpaksa melakukan inisiatif menjaga stabilitas di pasar obligasi. Kami sudah masuk minggu lalu, Rabu, Senin, Selasa. Hari ini sudah masuk berapa? Oh, Rp 1,3 triliun masuk," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).
Dengan langkah tersebut, pemerintah berhasil menekan tingkat imbal hasil (yield) obligasi di pasar sekunder. Bahkan, Purbaya menyebut turut membawa investor asing masuk.
"Asing ikut masuk hari ini di pasar sekunder masuk Rp 500 miliar, di pasar primer Rp 1,68 triliun. Jadi tindakan kita itu sudah mengembalikan investor asing terhadap bond kita, dolar sudah masuk harusnya," tambah Purbaya.
Purbaya menegaskan bahwa di tengah situasi ekonomi dunia yang serba tidak menentu, pemerintah memilih untuk menunjukkan aksi nyata. Ia memastikan akan terus mengawal perkembangan ini setiap waktu agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga dengan baik.
"Tapi yang jelas, di tengah gonjang-ganjing seperti itu, asing mulai masuk ke sini. Jadi saya monitor dari waktu ke waktu. Kita melakukan tindakan nyata untuk mengembalikan kepercayaan ke pasar finansial kita," terang Purbaya.(detik.com).
Sumber: https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8495890/rp-1-3-triliun-masuk-ri-usai-intervensi-di-pasar-obligasi
komentar Pembaca