Minggu, 26 Jul 2026
Peristiwa,
Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 25 Jul 2026 16:28
PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan 186 titik panas (hotspot) di seantero Pulau Sumatera Sabtu (25/7/2026).
Dari ratusan titik api yang terdeteksi satelit tersebut, Provinsi Riau menyumbang tujuh titik panas yang patut diwaspadai. Tren peningkatan jumlah hotspot ini menunjukkan kerentanan ekologi yang masih tinggi di kawasan pesisir timur Sumatera.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Ranti Kurniati merinci sebaran titik panas yang mulai membara di Riau. Kemunculan api ini tercatat paling banyak berada di wilayah pesisir dan sentra perkebunan.
"Titik panas di Riau tersebar di Kota Dumai sebanyak tiga titik, Kabupaten Pelalawan tiga titik, dan Kabupaten Bengkalis satu titik," rincinya berdasarkan data pemantauan satelit terbaru.
Kondisi di Riau sebenarnya belum seburuk provinsi tetangga yang kini dikepung puluhan titik panas. Secara keseluruhan, sebaran terbanyak di Sumatera disumbang oleh Provinsi Sumatera Selatan dengan 55 titik api. Menyusul kemudian Lampung dengan 35 titik, Jambi 29 titik, Aceh 14 titik, Bengkulu 14 titik, Sumatera Barat 13 titik, Bangka Belitung 10 titik, Sumatera Utara tujuh titik, Riau tujuh titik, dan Kepulauan Riau dua titik.
Menyikapi fluktuasi cuaca ekstrem yang memadukan hujan deras di satu sisi dan kemunculan titik api di sisi lain, pihak otoritas cuaca mengeluarkan peringatan tegas agar warga tidak meremehkan kondisi lingkungan.
"Meski peluang hujan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah, masyarakat tetap diimbau tidak melakukan pembakaran lahan untuk alasan apa pun," (goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/tujuh-titik-panas-terdeteksi-di-riau-warga-diminta-waspada-karhutla.html
komentar Pembaca