Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Sinyal Ramadan Terasa, Harga Daging Sapi di Pasar Sail Alami Kenaikan Tipis

Berita

Sinyal Ramadan Terasa, Harga Daging Sapi di Pasar Sail Alami Kenaikan Tipis

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 10 Feb 2026 10:11
(FotoMediaCenterRiau)

PEKANBARU -  Aktivitas jual beli di Pasar Sail mulai diiringi perubahan harga jelang Ramadan 2026. Salah satu komoditas yang menarik perhatian masyarakat adalah daging sapi, yang tercatat mengalami kenaikan harga dibandingkan hari-hari sebelumnya, seiring meningkatnya kebutuhan menjelang bulan suci.

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Sail, Jalan Hang Tuah, Kota Pekanbaru, Senin (9/2/2026), kenaikan harga daging sapi terjadi seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang Ramadan. Meski demikian, pasokan daging sapi di pasar tradisional tersebut masih tersedia, dengan distribusi yang tetap berjalan dari daerah pemasok.

Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Sail, Riki (42), mengatakan bahwa harga daging sapi mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir menjelang Ramadan. Ia menyebutkan, kenaikan tersebut terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

“Sekarang harga daging sapi naik sekitar Rp10.000 per kilogram. Sebelumnya masih di kisaran Rp140.000, sekarang menjadi Rp150.000 per kilogram,” ujarnya.

Riki menjelaskan, tren kenaikan harga tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga memasuki bulan suci Ramadan. Menurutnya, meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi menjadi faktor utama terjadinya penyesuaian harga di tingkat pedagang.

“Kemungkinan harga masih akan bertahan naik sampai Ramadan nanti, karena biasanya permintaan terus meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli di Pasar Sail, Siti Humairah (40), mengakui adanya kenaikan harga daging sapi menjelang Ramadan. Meski demikian, ia tetap membeli daging sapi untuk kebutuhan rumah tangga.

“Memang sudah terasa naik dibandingkan sebelumnya, tapi tetap kami beli seperlunya. Biasanya menjelang Ramadan harga memang naik, jadi kami menyesuaikan belanja,” katanya.

Ia berharap pemerintah terus melakukan pemantauan harga dan menjaga kelancaran distribusi bahan pangan agar kenaikan harga tidak terlalu memberatkan masyarakat. (Mcr)
Sumber: (MediaCenterRiau)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.