Jumat, 24 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Sri Mulyani Sebut Kelola Ekonomi Tanpa Transparansi Pasti Banyak Syaiton

Ekonomi,

Sri Mulyani Sebut Kelola Ekonomi Tanpa Transparansi Pasti Banyak Syaiton

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 13 Agu 2025 16:55
okezone.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan tata kelola ekonomi, termasuk pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), harus berpegang teguh pada prinsip transparansi.

Menurutnya, mengelola ekonomi tanpa transparansi akan membuka celah bagi praktik korupsi.

"Mengelola ekonomi tanpa transparansi, pasti di situ banyak syaiton nirojim. Banyak banget syaiton nirojim. Maka menyampaikan itu menurut saya adalah sebuah wujud untuk kita dicek atau dilihat supaya kita terus ada di dalam rel yang amanah," jelas Sri Mulyani dalam acara Sarasehan Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Rabu (13/8/2025). 

Dia juga menjelaskan tata kelola yang baik atau good governance dapat meneladani empat karakter utama Nabi Muhammad SAW yaitu siddiq, amanah, tablig, dan fatonah.

"Empat karakter dari Rasulullah adalah apa yang hari ini disebut soundbite-nya adalah good governance. Kita sering hanya bicara tentang syariahnya, melupakan bahwa fondasi dari setiap cita-cita yang ingin dicapai adalah karakter yang menjalankan," katanya.

Sri Mulyani menyoroti dua sifat yang paling sering tercederai dalam praktik ekonomi, yaitu siddiq (kejujuran) dan amanah (dapat dipercaya).

Tanpa integritas, pengelolaan dana, baik dalam skala kecil maupun anggaran APBN yang mencapai Rp3.800 triliun, berpotensi menzalimi masyarakat yang paling membutuhkan.

"Kalau Anda tidak punya dan tidak menjaga siddiq dan amanah, maka Anda akan tidak hanya mencederai cita-cita Islam itu, tapi Anda menzalimi orang yang paling perlu untuk kita bela," ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya sifat tablig (menyampaikan), yang diartikan sebagai transparansi. 

Terakhir, Sri Mulyani menggarisbawahi sifat fatonah (cerdas) yang sangat relevan di era kemajuan teknologi pesat dan perubahan global. 

Dia mencontohkan perubahan drastis dalam strategi perang, dari pertempuran fisik menjadi pertarungan teknologi canggih seperti drone.

"Dunia berubah begitu cepat, semua membuat prediksi 10 tahun ke depan dunia akan berubah luar biasa karena teknologi. Kita lihat perang sekarang saja. Dulu adalah prajurit versus prajurit di depan battle. Perang dunia kedua, perang Vietnam. Sekarang drone versus drone," ungkapnya.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 21:18

    Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri

    SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:15

    Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya

    JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:09

    Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya

    BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:05

    Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter

    BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:03

    Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS

    JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.