Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Tol Trans Sumatera Diprediksi Meningkat Selama Nataru

Tol Trans Sumatera Diprediksi Meningkat Selama Nataru

Admin
Jumat, 24 Des 2021 16:08
Riausky.com

PEKANBARU  - Hutama Karya (HK) memprediksi lalu lintas di jalan tol yang dikelola HK khususnya Jalan Tol Trans Sumatera akan kembali meningkat selama Nataru.

"Kami memprediksi lonjakan trafik tersebut akan terjadi hingga 26,28 % pada tanggal 24 Desember 2021 dan untuk arus balik diprediksi akan mengalami lonjakan hingga 34,73 % pada tanggal 2 Januari 2022," kata EVP Divisi OPT Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, Jumat (24/12/2021).

HK juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, salah satunya dengan menggunakan satu kartu Uang Elektronik (UE) hanya untuk satu kendaraan serta memastikan kecukupan saldo UE sebelum memasuki gerbang tol.

"Apabila pengguna jalan lupa untuk mengisi saldo UE, dapat menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang dimiliki oleh HK dimana terdapat fitur Cek Saldo UE dan juga dapat melakukan Top up saldo UE," jelasnya.

Saat ini, HK tengah melakukan pemeliharaan dan perbaikan di 69 titik ruas tol. Diantaranya yakni dari KM 50 s/d KM 59 pada Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar, KM 147 s/d KM 329 pada Ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung, dan KM 23 s/d 32 pada Ruas Jakarta Outer Ring Road Seksi S (JORR_S).

Perbaikan jalan tersebut dilakukan biasanya pada pukul 22.00 s/d 05.00 WIB.

“Kami melakukan pemeliharaan jalan secara rutin, sehingga apabila ada kerusakan langsung ditindaklanjuti terutama pada saat musim hujan seperti sekarang ini, sehingga kami meminta pengguna jalan untuk berhati-hati pada saat melintas,” tutur Dwi.

JTTS dibangun di wilayah yang cukup unik, ada yang di atas rawa bahkan lahan gambut, sehingga perlu penanganan ekstra dalam pemeliharaan jalannya, agar lebih maksimal dan sesuai dengan perkerasan awal.

“Saat ini pemeliharaan dan perbaikan jalan di JTTS masih ditangani oleh kontraktor yang membangun. Kami berharap masyarakat juga dapat ikut memelihara jalan tol ini dengan disiplin dalam kecepatan berkendara dan memastikan bahwa tidak melintas dengan kendaraan yang Over Dimensi dan Over Load, karena dua hal tersebut merupakan faktor utama yang dapat merusak perkerasan jalan,” ujar Dwi. 

Sumber: Riausky.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.