Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • 6 Motor Diangkut Polisi, Bubarkan Pemuda yang Diduga Gelar Balap Liar di Jalan Pramuka Meranti

6 Motor Diangkut Polisi, Bubarkan Pemuda yang Diduga Gelar Balap Liar di Jalan Pramuka Meranti

Admin
Senin, 09 Agu 2021 09:24
pekanbaru.tribunnews.com

SELATPANJANG - 6 sepeda motor diangkut polisi sekaligus bubarkan pemuda yang diduga akan gelar balap liar di Jalan Pramuka Kepulauan Meranti.

Hal itu hasil dari patroli yang dilakukan personel kepolisian dari Polres Kepulauan Meranti di seputaran Kota Selatpanjang, Sabtu (7/8/2021) malam.

Kegiatan dipimpin Padal Ton Siaga III AKP Wewen Eko Saputra SH, didampingi Paur Minpers Bag Sumda Iptu Gunawan SH, dan Kanit Turjawali Sat Sabhara Ipda Ferdinan Butar-butar, bersama belasan personel lain.

Petugas mendatangi kumpulan remaja yang nongkrong di pinggir jalan dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas tidak melakukan hal-hal yang mengarah ke perbuatan pidana.

Seperti, minuman keras (miras), narkoba dan kenakalan remaja lainnya.

"Kegiatan rutin yang ditingkatkan ini kita lakukan tidak lain untuk menjaga stabilitas kamtibmas dan terpeliharanya situasi aman dan tertib sehingga masyarakat merasa nyaman dan tentram," kata AKP Wewen Eko.

Tim patroli juga mengimbau terkait penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 kepada remaja yang ditemukan tidak memakai masker ataupun tidak memperhatikan jarak.

"Kami juga tidak bosan-bosannya mengimbau kepada warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari virus Covid-19," ujarnya.

"Yakni, dengan tetap memakai masker saat beraktifitas di luar rumah, menjaga jarak dan tidak berkerumun," imbuhnya.

Selanjutnya, mereka yang berkumpul diminta untuk segera membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Selain itu, petugas juga membubarkan sekelompok pemuda yang berkumpul di Jalan Pramuka dan diduga akan melakukan aksi balapan liar.

"Kita sampaikan kepada mereka, bahwa balapan liar itu berbahaya, baik diri sendiri maupun pengendara lain," sebutnya.

"Kemudian kita suruh membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing," sambung Wewen.

Dari lokasi ini, personel Ton Siaga III juga mengamankan 6 sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat dan kelengkapan berkendara serta diduga digunakan untuk aksi balap liar.

"Selain tak bisa nunjukin surat-surat, sepeda motor yang dikendarai juga tidak sesuai standar berlalu lintas. Jadi kita amankan ke kantor Sat Lantas," pungkasnya.


Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.