Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Beri Tumpangan, Malah Jadi Korban Perampokan

Beri Tumpangan, Malah Jadi Korban Perampokan

Laporan : Fahrin Waruwu
Jumat, 04 Des 2015 14:25
Ilustrasi
ROKAN HULU - Triono (25) warga Desa Kepayang Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu, berniat baik memberikan tumpangan kepada salah seorang atas sepeda motor Yamaha yang di kendarainya, namun naas kebaikannya itu, dirinya menjadi korban peramapokan, dia dibacok oleh yang diberi tumpangan tersebut.

Akibat kejadiaan naas itu, korban tersungkur ke tanah dan mengalami luka serius dibagian kepala belakang, diduga akibat dibacok pelaku dengan menggunakan parang. Bukan hanya itu, setelah dibacok sepeda motor, handpone serta uang dibawa kabur oleh tiga kawanan pelaku perampokan itu.

"Setelah korban tersungkur, pelaku langsung merampas motor, handpone serta uang. Mereka (perampok) kabur dengan meninggalkan korban yang saat itu tak sadarkan diri," kata Kepala Kepolisian Resor Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, SIK. M.hum melalui Kapolsek Tambusai AKP Yahya Harahap didampingi Kanit Res Polsek Tambusai Bripka Joko Santoso, Kamis (3/12).

Dijelaskan AKP Yahya, awal mula kejadian perampokan yang dialami korban. Berawal, Selasa (1/12) sekitar pukul 20.00 WIB malam, korban yang mengendaraai sepeda motor Yamaha Jupiter Z BM 2674 UR melintas di Kebun kelapa sawit milik PT Hutahaean, Tambusai. Karena hujan, korban behenti dan beteduh dibawah pohon kelapa sawit.

Lanjutnya, setelah tak lama berselang, tiba-tiba melintas tiga pelaku yang saat itu juga mengendarai sepeda motor dengan bonceng tiga. Tiga pelaku ini juga berteduh tak jauh dari korban.

"Salah satu pelaku minta tolong untuk bisa numpang kepada korban. Tanpa pikir panjang, korban pun dengan senang hati memberikan tumpangan kepada salah seorang pelaku. Selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan," jelas AKP Yahya.

Namun, entah apa sebab, sesampainya di Afdeling III kebun kelapa sawit PT. Hutahaean, tiga pelaku minta korban untuk menghentikan sepeda motornya. Selanjut, korban langsung dipaksa menyerahkan sepeda motornya.

"Karena melawan, salah seorang pelaku langsung membacok korban dengan sebilah parang. Akibatnya korban tersungkur ke tanah dan tak sadarkan diri," sambung AKP Yahya yang menjelaskan, uang korban senilai Rp200 ribu, handpone serta Sepeda motor dibawa kabur para pelaku.

Ditambahkannya, korban yang dalam kondisi tak sadarkan diri masih tergeletak di sekitaran kebun kelapa sawit PT. Hutahaean, lalu ditemukan oleh salah seorang tukang panen, keesokan harinya.

"Tukang panen langsung memberikan informasi kepada kami. Selanjutnya beberapa anggota langsung ke TKP, selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Tambusai untuk mendapatkan perawatan dan selanjutnya korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Pasir Pengaraian dan saat ini kita masih lakukan lidik, pelaku kabarnya berjumlah tiga orang ini," jelasnya.(Fah)

Berita Terkait
  • Jumat, 24 Apr 2026 18:45

    4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!

    EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:43

    Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat

    JAKARTA â€" Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:40

    Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet

    JAKARTA â€" Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:38

    Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?

    BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:33

    Pekerja Waspada! Kemenkes Ungkap Demam Berdarah Dengue Bisa Terjadi di Tempat Kerja

    JAKARTA - Demam Berdarah Dengue (DBD) sering kali identik dengan lingkungan rumah atau permukiman padat. Padahal, risiko penularan penyakit yang disebabkan virus dengue ini juga dapat terjadi di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.