Polres Dumai Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada
Calon Walikota Dumai Ditikam Pengunjuk Rasa
laporan : Aditia Wibowo
Kamis, 27 Agu 2015 08:49
Setelah penikaman, personil Polisi yang mengamankan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai berhasil meringkus pelaku penikaman, dan dibawa ke Mapolres Dumai untuk di periksa.
Kapolres Dumai AKBP Suwoyo, SH SIK M.Si usai memimpin upacara gelar pasukan Operasi Siak 2015, membenarkan telah terjadi penikaman terhadap salah satu Pasangan Calon Walikota Dumai 2015, dan telah berhasil diringkus oleh Anggotanya.
"Benar itu merupakan salah satu skenario kita dalam melaksanakan pengamanan setiap tahapan Pilkada 2015," terang mantan Kapolres Tembilahan Ini.
Untuk setiap pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai 2015 Polres Dumai menempatkan 2 personilnya guna memeberikan rasa aman kepada lima pasangam calon, tidak hanya untuk pasangam calon, Polres Dumai juga menempatkan dua personilnya di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kota Dumai.
Seperti yang diperagakan juga dalam simulasi pengamanan saat salah satu saksi pasangan calon tidak terima dengan hasil penghitungan suara yang dilaksanakan di TPS, petugas yang menjaga TPS tersebut melakukan tindakan persuasif dengan menenangkan para massa yang tidak terima.
"Kita lebih mengedepankan tindakan Preentif dan Prefentif untuk menyelesaikan masalah agar tidak meluas, karena isu Pilkada sangat berpotensi besar untuk tercipta kerawanan dan konflik yang besar," papar Kapolres Dumai.
Selanjutnya di Kantor KPU kita juga menempatkan personil dalam jumlah yang besar untuk mengantisipasi aksi anarkis massa dalam jumlah yang besar, seperti yang diperagakan dalam simulasi dimana para demonstran yang datang dihadang oleh berikade petugas Satsabhara, dengan cara persuasif para demonstran di bawa berunding secara damai.
"Demonstran kita berikan kebebasan untuk menyampaikan aspirasinya, dan kita arahkan untuk tetap damai, apabila situasi setelah tidak terkendali, kita akan menurunkan dalmas awal, hingga tim anti huru-hara apabila situasi semakin gawat," ujar AKBP Suwoyo.
Simulasi diperagakan hingga polisi berhasil mengamankan situasi dan membubarkan massa yang bertindak anarkis dengan menggunakan mobil watercanon dan mengamankan diduga orang yang dianggap sebagai provokator. (Bow)
Hukrim
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik
Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut