Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Calon Walikota Dumai Ditikam Pengunjuk Rasa

Polres Dumai Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada

Calon Walikota Dumai Ditikam Pengunjuk Rasa

laporan : Aditia Wibowo
Kamis, 27 Agu 2015 08:49
Aditia Wibowo
Simulasi Pengamanan Pilkada Dumai
DUMAI-Selasa (26/8) Calon Walikota Dumai ditikam oleh satu oknum pengunjuk rasa dari salah satu pendukung Pasangan Calon lainnya saat sedang berorasi di Taman Bukit Gelanggang yang berada dijalan HR. Soebtantas Kecamatan Dumai Timur.

Setelah penikaman, personil Polisi yang mengamankan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai berhasil meringkus pelaku penikaman, dan dibawa ke Mapolres Dumai untuk di periksa.

Kapolres Dumai AKBP Suwoyo, SH SIK M.Si usai memimpin upacara gelar pasukan Operasi Siak 2015, membenarkan telah terjadi penikaman terhadap salah satu Pasangan Calon Walikota Dumai 2015, dan telah berhasil diringkus oleh Anggotanya.

"Benar itu merupakan salah satu skenario kita dalam melaksanakan pengamanan setiap tahapan Pilkada 2015," terang mantan Kapolres Tembilahan Ini.

Untuk setiap pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai 2015 Polres Dumai menempatkan 2 personilnya guna memeberikan rasa aman kepada lima pasangam calon, tidak hanya untuk pasangam calon, Polres Dumai juga menempatkan dua personilnya di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kota Dumai.

Seperti yang diperagakan juga dalam simulasi pengamanan saat salah satu saksi pasangan calon tidak terima dengan hasil penghitungan suara yang dilaksanakan di TPS, petugas yang menjaga TPS tersebut melakukan tindakan persuasif dengan menenangkan para massa yang tidak terima.

"Kita lebih mengedepankan tindakan Preentif dan Prefentif untuk menyelesaikan masalah agar tidak meluas, karena isu Pilkada sangat berpotensi besar untuk tercipta kerawanan dan konflik yang besar," papar Kapolres Dumai.

Selanjutnya di Kantor KPU kita juga menempatkan personil dalam jumlah yang besar untuk mengantisipasi aksi anarkis massa dalam jumlah yang besar, seperti yang diperagakan dalam simulasi dimana para demonstran yang datang dihadang oleh berikade petugas Satsabhara, dengan cara persuasif para demonstran di bawa berunding secara damai.

"Demonstran kita berikan kebebasan untuk menyampaikan aspirasinya, dan kita arahkan untuk tetap damai, apabila situasi setelah tidak terkendali, kita akan menurunkan dalmas awal, hingga tim anti huru-hara apabila situasi semakin gawat," ujar AKBP Suwoyo.

Simulasi diperagakan hingga polisi berhasil mengamankan situasi dan membubarkan massa yang bertindak anarkis dengan menggunakan mobil watercanon dan mengamankan diduga orang yang dianggap sebagai provokator. (Bow)

Hukrim
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 11:30

    Meresahkan, Pengedar Perusak Saraf Sabu di Mandau Diringkus Polisi

    BENGKALISâ€" Penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di Kecamatan Mandau meresahkan. Kali ini, Tim Opsnal Polsek Mandau Polres Bengkalis meringkus seorang tersangka pengedar wilayah Duri Barat.Kapolres B

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:52

    Akal Bulus Pengedar Narkoba di Bengkalis, Sabu Dikubur Dalam Tanah di Kebun Sawit

    PEKANBARU - Komplotan pengedar narkoba di Kabupaten Bengkalis, berusaha mengelabui polisi dengan cara yang tak biasa.7 Kg sabu disebar di sejumlah lokasi, mulai dari dikubur di dalam tanah hingga dise

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:44

    Rilis Survei SMRC, Ini Alasan Kepuasan Terhadap Prabowo Berkurang

    JAKARTA - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengalami perubahan signifikan. Hal ini terekam dalam paparan survei Saiful Research and Consulting (SMRC

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:43

    Anggota POM TNI Gugur Tertembak, Bripka R Diperiksa Propam Polda Aceh

    JAKARTA - Pratu Galuh Nugraha, anggota TNI yang berdinas di Polisi Militer Kodam (Pomdam) Iskandar Muda meninggal dunia usai terkena peluru pantulan (rekoset). Insiden ini terjadi saat korban membantu

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:11

    Tegas Larang Dapur MBG Pakai Minyakita dan LPG 3 Kg, Kepala BGN Ancam Tutup Permanen

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melarang tegas penggunaan bahan kebutuhan pokok bersubsidi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki