Curi Motor, Pasutri Disandera Sebelum Diamankan Polisi
Laporan : Fahrin Waruwu
Senin, 02 Nov 2015 20:28
ROKANHULU - Sebelum akhirnya diamankan polisi dari sanderaan warga, Oknum Satpam PT SAM 2 inisial Ar (31) dan istrinya LW (27) warga Desa Pasir Indah, Kecamatan Kunto Darussalam, Rokan Hulu sempat hendak dihakimi warga, lantaran pasutri ini kedapatan mencuri sepeda motor.
Ratusan warga ini pun sempat menghalangi pihak kepolisian yang hendak mengankannya, sebab warga hendak menghakimi pelaku. Aksi pencurian itu sendiri dilakukan pada Minggu 1/11 sekira pukul 18.20 WIB.
Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono S.Ik, M.Hum melalui
Paur Humasnya Ipda P. Simatupang mengatakan kejadian Curanmor itu,
berawal pemilik Sepeda Motor H. Kuat memarkirkan sepeda motor Honda
Supra X 125 miliknya di depan rumahnya yang dekat pabrik tahu di Desa
Pasir Putih Kecamatan Kunto Darussalam
Lalu Sekitar pukul 18.20 WIB, Pasutri yang tinggal di Desa Pasir Indah,
Kecamatan Kunto Darussalam ini, mengendarai sepeda motor Honda Supra X
125 datang ke rumah H. Kuat dan berpura-pura membeli tahu. Di saat
korban lengah, diduga sang suami mengambil sepeda motor milik korban,
dan tidak berapa lama kemudian disusul oleh istrinya yang mengendarai
sepeda motor lain.
H.Kuat Melihat sepeda motor miliknya dibawa seseorang, warga Pasir
Indah yang diduga pasangan suami istri yang datang di rumahnya
tersebut, H.Kuat melaporkan masalah itu ke warga lain, lalu mengejarnya
pakai sepeda motor. Tepat di simpang tiga, pelaku Ar terjatuh dan
akhirnya berhasil ditangkap warga, tak lama istrinya juga ditangkap.
Pasutri itu kemudian disandera warga di salah satu rumah warga setempat.
Saat petugas Polsek Kunto Darussalam tiba di lokasi untuk menjemput
Pasutri, polisi dihalangi warga yang akan berusaha menghakimi pelaku.
Melihat warga ramai, bantuan personel bersenjata dari Satuan Sabhara
Polres Rohul diturunkan ke lokasi.
"Dipimpin langsung Pak Kapolres, dilakukan evakuasi terhadap pelaku.
Namun baru sekitar jam 23.00 WIB pelaku baru berhasil dievakusi dari
rumah warga," jelas Ipda P. Simatupang, Senin (2/11/2015).
Lanjut Paur Humas Polres Rohul, dari tangan Pasutri itu, polisi
mengamankan dua sepeda motor Honda Supra X 125 warna hijau hitam milik
H. Kuat, dan Honda Supra X 125 warna hitam milik Tohir.
"Kini pasutri yang diduga pelaku curanmor bersama Barang Bukti (BB)
sudah diamankan untuk penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. (Fah)
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik
Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut