Hukrim
Diakui, Ini dia Keluh Kisah Pelaku Pambakar Lahan yang Diamankan Tim Karlahut Rohul
Laporan:Fahrin Waruwu
Rabu, 21 Sep 2016 16:42
ROKANHULU - penyesalan selalu setelah terjadi baru tersadari seperti yang dialami Riah Barus (33) petani asal Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, yang ditangkap Tim Gabungan Karlahut Rohul belum lama ini, sesuai rilis penangkapan Pelaku pembakar lahan di wilayah Kecamatan Kabun.
Kepada Wartawan pelaku ini mengaku, kalau dirinya tidak ada niat membuka atau mengelola lahan perkebunan dengan cara membakar, namun karena diluar perkiraan, kebakaran lahan lebih kurang 3 hektar milik majikannya itu tak bisa terhindarkan.
"Saya tahu bang, membakar itu melanggar aturan, awalnya saya hanya membakar sedikit sekitar dua meter saja, dan itu pun saya sudah buat parit agar tidak melebar, namun karna angin sangat kencang, dengan seketika api merambat ke yang lain," kata Riah Barus, Selasa (20/9).
Pada Ekspose di Mapolres Rohul, Selasa siang itu terungkap, Pelaku pembakaran Riah Barus, membakar lahan untuk membuka lahan yang rencananya akan ditanami pohon cabe. Dirinya mengaku, pembakaran lahan tersebut, tidak disuruh oleh pemilik lahan, dalam hal ini lahan milik Ginting.
"Saya tidak ada disuruh oleh majikan saya. Tapi ini inisiatif saya sendiri hanya bakar 2 meter untuk nanam cabe, namun nasib berkata lain,"jelas Barus yang mengaku sangat menyesal atas kelalaiannya.
Barus kembali menerangkan, kebakran hebat yang menghanguskan 3 hektar lahan milik majikannya itu karna angin begitu kencang dan api mulai membakar lahan disekitar, dirinya pun memutuskan untuk pergi, dan meninggalkan lahan tersebut, karna takut api semakin besar.
"Saya menyesal pak, tapi mau gimana lagi, sudah terlanjur terjadi. Apalagi kejadian ini, akan menjadi pembelajaran buat saya," ungkapnya, sambil mengharapkan ada pertimbangan dari pihak penegak hukum atas kekhilafannya ini.
Masih ditrmpat yang sama, Kapolres Rohul. AKBP. Yusup Rahmanto, SIK melalui Kasat Reskrim. AKP M. Wirawan Novianto, SIK mengungkapkan aksi pembakaran lahan berhasil berkat kerjasama Tim Satgas Karlahut terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat.
Penangkapan Barus berawal Jumat (16/9) lalu sekitar pukul 14.00 WIB, Tim Satgas Penanganan Karlahut Rohul terdiri dari TNI dan Polri sedang patroli Karlahut di Simpang Kokar Desa Aliantan. Saat patroli, tim melihat asap membumbung di lahan milik Ginting, dan tim langsung menuju ke lokasi sumber asap.
Saat tim mendekati lahan terbakar, petugas melihat ada seorang yang belakangan diketahui bernama Riah Barus lari dari lahan yang baru terbakar. Melihat itu, tim melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil menangkapnya di warung milik Ginting.
Dari intograsi, Barus mengakui membakar lahan pakai korek atau mancis, dengan lebih dulu mengumpulkan rumput kering yang baru ia bersihkan dicampur daun pisang kering. Mancis dipakainya juga sudah disita petugas sebagai barang bukti.
"Setelah terbakar, saat itu pelaku melihat api sudah semakin besar. Melihat api membesar, pelaku langsung lari," ungkap AKP M. Wirawan
Ditambahkan AKP M. Wirawan, akibat perbuatannya, Barus terancam dikenakan Pasal 108 jo pasal 69 ayat 1 huruf (h) UU nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan atau Pasal 108 jo Pasal 56 ayat 1 UU nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan.
"Atas perbuatanya, tersangka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara,"Pungkasnya. (Fah)
Hukrim
DPO Narkoba Dibekuk saat Menghadiri Pesta Pernikahan
BENGKALIS - Pelarian buronan kasus narkotika berakhir dramatis. Pria berinisial L (46), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), ditangkap Tim Opsnal Polsek Rupat, saat menghadiri pesta pernikah
Polri Periksa 86 Rekaman CCTV Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan terus mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kon
Susul Eks Menag Yaqut, Gus Alex Kini Ditahan KPK dan Kenakan Rompi Oranye
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia ditahan us
Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jelang Lebaran, 10 Kg Ganja Disita
Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Grogol, Jakarta Barat (Jakbar). Barang bukti berupa 10 kilogram (kg) ganja berhasil disita pihak kepolis
Viral! Jambret Rampas Santunan Anak Yatim di Pekanbaru, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Pekanbaru - Aksi penjambretan terhadap seorang anak yatim terjadi di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini menjadi perhat