Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Dibalik Cinta Sesama Jenis: Korban asal Riau Tewas Setelah Disuguhi Obat Kuat Berisi Sianida

hukrim

Dibalik Cinta Sesama Jenis: Korban asal Riau Tewas Setelah Disuguhi Obat Kuat Berisi Sianida

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 30 Jun 2025 17:00
TRIBUNPEKANBARU.COM
TRIBUNPEKANBARU.COM - Drama mengerikan kasus pembunuhan berencana menggunakan sianida yang menggemparkan Kota Jambi kini memasuki babak rekonstruksi.

Polisi menggelar adegan demi adegan kejahatan yang dilakukan oleh Anggi (20) terhadap kekasih sesama jenisnya, RH.

RH merupakan warga Pulau Kijang, Indragiri Hilir, Riau.


Rekonstruksi dilakukan di sebuah indekos di Jalan Prof. M. Yamin, RT 30, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, pada Senin (30/6/2025).

Dalam rekonstruksi yang berlangsung di tempat kejadian perkara (TKP) ini, Anggi memperagakan 20 adegan yang menguak bagaimana niat jahat itu dieksekusi.

Kapolsek Jelutung, Iptu Chairil Umam, menegaskan bahwa setiap adegan yang diperankan pelaku sepenuhnya sesuai dengan keterangan yang ada dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), menggambarkan dengan jelas detail kelam pembunuhan ini.

“Semuanya sesuai keterangannya, dan ini adalah proses untuk menerangkan kasus yang terjadi,” kata Chairil saat diwawancarai Kompas.com usai rekonstruksi.

Pada adegan awal, pelaku menghubungi korban melalui pesan langsung (DM) Instagram dan mengajaknya datang ke kamar kos.


Setelah korban tiba, keduanya masuk ke kamar dan bermesraan.

Baca juga: Aksi Intoleransi Guncang Sukabumi: Ibadah Siswa Kristen Dibubarkan, Vila Dirusak

Baca juga: UPDATE Sidang Korupsi Gula: Eks Mendag Tom Lembong Seret Nama Jokowi

Pelaku kemudian mengambil cairan kalium sianida yang sebelumnya telah dibagi dua dan dimasukkan ke plastik bening.

Dalam adegan ke-11, pelaku mencampur sianida ke dalam botol minuman kopi yang dibawa korban.

Pada adegan ke-12, korban meminum kopi tersebut.

Kala itu, korban sempat menanyakan keinginan untuk berhubungan intim, dan pelaku menawarkan "obat kuat" yang ternyata berisi sianida.

Saat korban sedang meminum kopi bercampur sianida, pelaku melakukan oral seks terhadap korban. Korban sempat meminum cairan itu untuk kedua kalinya hingga habis.

Sekitar 20 menit kemudian, korban mengalami kejang, mengeluarkan air seni, dan mendengkur.

Melihat kondisi itu, pelaku memberikan segelas air putih dan mencuci botol bekas kopi di kamar mandi.

Pelaku kemudian turun ke lantai dasar dan meminta bantuan dua penghuni kos lain. Mereka naik ke kamar dan mendapati korban dalam kondisi kejang. Pelaku mengatakan bahwa korban keracunan makanan.


Pemilik kos berinisial L datang setelah dihubungi. Ia mengecek denyut nadi korban, sementara dua penghuni lain memanggil ambulans.

Korban kemudian dibawa turun dari lantai dua dan diletakkan di teras rumah pemilik kos. Saat ambulans tiba, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Setelah korban dibawa, pelaku kembali ke kamar dan membuang sisa sianida ke dalam kloset.

Sisa racun itu sebelumnya disimpan di dalam tas.

Chairil menambahkan, hasil autopsi terhadap korban telah keluar dan menunjukkan bahwa penyebab kematian adalah keracunan sianida.


“Dari lima sampel otak, darah, urine, hati yang diambil dari tubuh korban untuk dilakukan otopsi, dapat dipastikan semuanya mengalami kerusakan akibat cairan sianida,” ujar Chairil.

“Jadi, untuk hasilnya (otopsi), sama hasilnya bahwa ditemukan cairan serupa di tubuh korban dengan cairan yang ditemukan di botol kemasan tersebut,” lanjutnya.


Sumber: TRIBUNPEKANBARU.COM

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.