Hukrim
Gatot Brajamusti Beralasan Senpi untuk Main Film, Polisi Tak Percaya
Rabu, 07 Sep 2016 13:42
JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi), Gatot Brajamusti mengaku, senjata api (senpi) dan beberapa amunisi miliknya adalah untuk kebutuhan film. Namun, polisi tak percaya dengan keterangan guru spiritual itu.
"Setahu kita, kita sudah berkoordinasi dengan beberapa dari pihak film bahwa jarang digunakan properti senjata yang asli," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto kepada wartawan di kantornya, Rabu (7/9/2016).
Budi menuturkan, menurut keterangan dari pihak film, senjata api justru berisiko tinggi, apalagi peluru yang dimiliki Gatot tergolong peluru yang tajam.
"Itu sangat berisiko. Kami masih coba gali lebih dalam proses penyidikan ini. Ini juga akan kami periksa orang-orang yang terkait dengan kegiatan (film) ini," tuturnya.
"Apalagi senjata itu sudah kami lakukan pengecekan dan tidak terdaftar. Artinya, kalau tidak terdaftar barang ini, kita tidak ketahui siapa importirnya senpi ini dari luar. Siapa yang memiliki senjata itu yang berhak di Indonesia," tutur Budi.
Akibat perbuatannya, Gatot dan mantan Kepala BPPN, Ary Suta, kemungkinan dijerat Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 51 yang mengatakan orang yang menerima, menyimpan, mendistribusikan terhadap senpi itu dikenakan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (Okezone.com)
DPO Narkoba Dibekuk saat Menghadiri Pesta Pernikahan
BENGKALIS - Pelarian buronan kasus narkotika berakhir dramatis. Pria berinisial L (46), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), ditangkap Tim Opsnal Polsek Rupat, saat menghadiri pesta pernikah
Polri Periksa 86 Rekaman CCTV Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan terus mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kon
Susul Eks Menag Yaqut, Gus Alex Kini Ditahan KPK dan Kenakan Rompi Oranye
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia ditahan us
Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jelang Lebaran, 10 Kg Ganja Disita
Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Grogol, Jakarta Barat (Jakbar). Barang bukti berupa 10 kilogram (kg) ganja berhasil disita pihak kepolis
Viral! Jambret Rampas Santunan Anak Yatim di Pekanbaru, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Pekanbaru - Aksi penjambretan terhadap seorang anak yatim terjadi di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini menjadi perhat