Selasa, 21 Jul 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Soroti Redupnya Rohis di Sekolah, Pelajar Riau Sampaikan Aspirasi ke DPRD

Pendidikan,

Soroti Redupnya Rohis di Sekolah, Pelajar Riau Sampaikan Aspirasi ke DPRD

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 20 Jul 2026 16:10
PEKANBARU - Gerakan Kemakmuran Rohis (Gemuri) Riau mendatangi Gedung DPRD Provinsi Riau untuk menyampaikan aspirasi terkait pembinaan karakter generasi muda, Senin (20/7/2026). Para pelajar ini meminta pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan Rohani Islam (Rohis) serta mempertahankan atau menambah alokasi waktu Pendidikan Agama Islam di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ketua Gemuri Riau, Muhammad Farel Alfatih, menyebutkan bahwa intensitas aktivitas Rohis di sejumlah sekolah saat ini mulai berkurang. Padahal, wadah yang telah berjalan selama enam tahun tersebut memiliki peran dalam membentuk moral dan akhlak pelajar di tengah derasnya arus informasi digital.



"Kami ingin Rohis kembali mendapat perhatian. Pembinaan karakter dan akhlak tidak boleh kalah oleh perkembangan zaman. Generasi muda membutuhkan ruang untuk bertumbuh dengan nilai-nilai yang baik," harapnya.

Kehadiran kelompok pelajar tersebut disambut oleh Anggota Komisi I DPRD Riau Daerah Pemilihan Kota Pekanbaru, Sumardany. Politikus Partai Demokrat ini menyambut baik kepedulian perwakilan pelajar terhadap kualitas sumber daya manusia daerah di masa depan.


"Saya sangat mengapresiasi adik-adik dari Gerakan Kemakmuran Rohis Riau. Mereka memikirkan bagaimana sumber daya manusia di Riau bisa menjadi lebih baik. Mereka sadar bahwa Generasi Indonesia Emas harus dipersiapkan sejak sekarang," terangnya.

Ia menilai Rohis bertindak sebagai benteng moral bagi pelajar dalam menghadapi tantangan era digital. Ia pun sepakat bahwa pemerintah perlu memberikan perhatian agar kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di lingkungan sekolah dapat kembali diperkuat.

"Di tengah arus informasi yang begitu kuat, Rohis menjadi salah satu sarana yang sangat penting untuk membentuk karakter dan akhlak generasi muda," imbuhnya.

Menanggapi keluhan terkait berkurangnya waktu belajar agama, Sumardany menegaskan bahwa pendidikan agama merupakan fondasi utama pencetak generasi berakhlak. Ia juga mendorong pemangku kebijakan pendidikan agar mengevaluasi pembinaan Rohis dan jadwal pelajaran agama agar penguatan karakter selaras dengan kualitas akademik.

"Jangan sampai jam pelajaran agama dikurangi. Kalau bisa justru ditambah agar seimbang dengan penguatan kegiatan Rohis. Pendidikan agama adalah modal penting untuk melahirkan Generasi Indonesia Emas. Masa depan bangsa ada di tangan mereka,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/soroti-redupnya-rohis-di-sekolah-pelajar-riau-sampaikan-aspirasi-ke-dprd.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki