Selasa, 21 Jul 2026

Internasional,

Dua Tanker Meledak di Selat Hormuz, IRGC Tuding Campur Tangan AS

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 20 Jul 2026 16:24
JAKARTA - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak usai dua kapal tanker minyak meledak di kawasan selatan Selat Hormuz, Senin (20/7/2026). Insiden yang membuat kedua kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran tersebut memicu saling lempar ancaman antara otoritas militer kedua negara di kawasan perairan strategis itu.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menuding militer Amerika Serikat memaksa kedua kapal tersebut melintasi rute yang tidak aman. Otoritas militer Iran memperingatkan bahwa jalur perdagangan pupuk, minyak, dan gas di kawasan itu akan terus terancam selama agresi Amerika Serikat berlanjut.



"Oleh karena itu militer AS harus bersiap menghadapi pembalasan atas tindakan ilegal dan melanggar hukum itu," tegas perwakilan IRGC.

Laporan mengenai gangguan maritim ini juga diperkuat oleh Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO). Lembaga tersebut menyatakan adanya laporan kapal terbakar di jarak delapan mil laut arah barat laut Kumzar, Oman, meski penyebab pasti kebakaran belum terverifikasi.


Di sisi lain, Presiden AS, Donald Trump mengklaim serangkaian serangan militer yang dilakukan pihaknya merupakan balasan atas tewasnya personel militer di Timur Tengah.

"Kami serang lagi mereka dengan sangat keras malam ini dan kami melakukannya demi tiga, bukan dua, patriot hebat yang gugur," sebutnya kepada wartawan saat tiba di Pangkalan Militer Gabungan Andrews, Maryland, Minggu (19/7/2026).

Ia menambahkan bahwa serangan tersebut menimbulkan kerusakan parah di sejumlah titik wilayah Iran. Pemimpin Amerika Serikat itu turut menegaskan larangan keras bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir.

"Kami mengendalikan Selat Hormuz dan Iran tidak mengendalikan apa pun," pungkasnya.

Eskalasi terbaru ini merusak nota kesepahaman damai yang sebelumnya dimediasi oleh Pakistan. Hubungan kedua negara diketahui memanas sejak Februari lalu ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan, yang kemudian dibalas Iran dengan meluncurkan pesawat nirawak dan rudal ke negara-negara Teluk tempat aset militer Amerika Serikat berada.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/dua-tanker-meledak-di-selat-hormuz-irgc-tuding-campur-tangan-as.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki