Jumat, 24 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Keluarga Mengaku Pernah Laporkan Pelaku Penyerang Pos Polantas ke BNPT

Hukrim

Keluarga Mengaku Pernah Laporkan Pelaku Penyerang Pos Polantas ke BNPT

Jumat, 21 Okt 2016 13:26
Antara
Pelaku penyerangan terhadap polisi di Tangerang

JAKARTA – Keluarga pelaku penyerangan Pos Polisi Lalu Lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Tangerang, Sultan Aziansyah, telah mencurigai jika yang bersangkutan menganut paham radikal sejak 2013.

Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, dua bulan sebelum kejadian teror, keluarga pernah melaporkan Sultan kepada Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).

"Jadi kakaknya yang polisi ini sudah pernah berupaya untuk melaporkan perilaku menyimpang adiknya ke BNPT," kata Boy di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (21/10/2016).

Sultan sendiri diketahui pernah melakukan kunjungan ke Lapas Nusakambangan pada 6 Juni 2015 untuk menemui Aman Abdurrahman yang dikenal sebagai pentolan Jamaah Anshorut Daulah (JAD) yang berbaiat ke ISIS. Kunjungan itu dilakukan bersama Pimpinan Pondok Pesantren Ansharullah di Ciamis, Jawa Barat, Fauzan Al Ansori.

"Empat bulan Sultan berada di pesantren, kakaknya berupaya menjemput tepatnya Oktober 2015. Bahkan sempat dilakukan pemeriksaan kepada Sultan di salah satu polsek terdekat. Ini upaya yang dilakukan kakaknya. Termasuk kakaknya juga memberikan beberapa materi laporan untuk menyadarkan adiknya. Ini upaya keluarga untuk menyadarkan Sultan termasuk melaporkan ke BNPT," ujar dia.

Seperti diketahui, aksi teror tersebut terjadi, Kamis 20 Oktober pukul 07.10 WIB. Tiga anggota polisi terluka dalam insiden tersebut. Sementara, pelaku tewas karena kehabisan darah dalam perjalanan dari rumah sakit Tangerang ke rumah sakit Polri, Kramat Jati Jakarta Timur akibat ditembak di bagian paha dan perut. (Okezone.com)

Hukrim
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:24

    DPO Narkoba Dibekuk saat Menghadiri Pesta Pernikahan

    BENGKALIS - Pelarian buronan kasus narkotika berakhir dramatis. Pria berinisial L (46), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), ditangkap Tim Opsnal Polsek Rupat, saat menghadiri pesta pernikah

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:41

    Polri Periksa 86 Rekaman CCTV Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan terus mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kon

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:07

    Susul Eks Menag Yaqut, Gus Alex Kini Ditahan KPK dan Kenakan Rompi Oranye

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia ditahan us

  • Selasa, 17 Mar 2026 14:46

    Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jelang Lebaran, 10 Kg Ganja Disita

    Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Grogol, Jakarta Barat (Jakbar). Barang bukti berupa 10 kilogram (kg) ganja berhasil disita pihak kepolis

  • Selasa, 17 Mar 2026 14:10

    Viral! Jambret Rampas Santunan Anak Yatim di Pekanbaru, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

    Pekanbaru - Aksi penjambretan terhadap seorang anak yatim terjadi di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini menjadi perhat

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.