Hukrim
Keluarga Mengaku Pernah Laporkan Pelaku Penyerang Pos Polantas ke BNPT
Jumat, 21 Okt 2016 13:26
JAKARTA – Keluarga pelaku penyerangan Pos Polisi Lalu Lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Tangerang, Sultan Aziansyah, telah mencurigai jika yang bersangkutan menganut paham radikal sejak 2013.
Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, dua bulan sebelum kejadian teror, keluarga pernah melaporkan Sultan kepada Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).
"Jadi kakaknya yang polisi ini sudah pernah berupaya untuk melaporkan perilaku menyimpang adiknya ke BNPT," kata Boy di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (21/10/2016).
Sultan sendiri diketahui pernah melakukan kunjungan ke Lapas Nusakambangan pada 6 Juni 2015 untuk menemui Aman Abdurrahman yang dikenal sebagai pentolan Jamaah Anshorut Daulah (JAD) yang berbaiat ke ISIS. Kunjungan itu dilakukan bersama Pimpinan Pondok Pesantren Ansharullah di Ciamis, Jawa Barat, Fauzan Al Ansori.
"Empat bulan Sultan berada di pesantren, kakaknya berupaya menjemput tepatnya Oktober 2015. Bahkan sempat dilakukan pemeriksaan kepada Sultan di salah satu polsek terdekat. Ini upaya yang dilakukan kakaknya. Termasuk kakaknya juga memberikan beberapa materi laporan untuk menyadarkan adiknya. Ini upaya keluarga untuk menyadarkan Sultan termasuk melaporkan ke BNPT," ujar dia.
Seperti diketahui, aksi teror tersebut terjadi, Kamis 20 Oktober pukul 07.10 WIB. Tiga anggota polisi terluka dalam insiden tersebut. Sementara, pelaku tewas karena kehabisan darah dalam perjalanan dari rumah sakit Tangerang ke rumah sakit Polri, Kramat Jati Jakarta Timur akibat ditembak di bagian paha dan perut. (Okezone.com)
DPO Narkoba Dibekuk saat Menghadiri Pesta Pernikahan
BENGKALIS - Pelarian buronan kasus narkotika berakhir dramatis. Pria berinisial L (46), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), ditangkap Tim Opsnal Polsek Rupat, saat menghadiri pesta pernikah
Polri Periksa 86 Rekaman CCTV Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan terus mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kon
Susul Eks Menag Yaqut, Gus Alex Kini Ditahan KPK dan Kenakan Rompi Oranye
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia ditahan us
Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jelang Lebaran, 10 Kg Ganja Disita
Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Grogol, Jakarta Barat (Jakbar). Barang bukti berupa 10 kilogram (kg) ganja berhasil disita pihak kepolis
Viral! Jambret Rampas Santunan Anak Yatim di Pekanbaru, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Pekanbaru - Aksi penjambretan terhadap seorang anak yatim terjadi di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini menjadi perhat