Hukum
Mantan Kepala BPPN Bantah Beri Senpi ke Gatot Brajamusti
Rabu, 07 Sep 2016 13:56
JAKARTA - Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Ary Suta membantah ketika diperiksa polisi bahwa telah memberikan senjata api (senpi) kepada Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi), Gatot Brajamusti.
"Ada 32 pertanyaan. Intinya, saudara AS masih menyangkal bahwa dua senjata api jenis wolk dan wolter serta ribuan butir peluru bukan berasal dari AS," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto kepada wartawan, Rabu (7/9/2016).
Kendati demikian, pihaknya akan terus melakukan pendalaman terhadap beberapa saksi dan barang bukti yang ada. Jika nantinya pejabat BPPN tahun 2001 itu masih tak mengaku, bukan tidak mungkin jika polisi akan melakukan konfrontir antar keduanya.
"Tidak menutup kemungkinan akan kami lakukan konfrontir dan pernah mengetahui bahwa GB memiliki senpi," ujarnya.
Sebab, berdasarkan informasi yang didapat, Ary memang pernah memiliki senjata api saat menjabat sebagai Kepala BPPN. Namun ia mengaku bahwa senpi itu sudah ditarik saat ia tak lagi menjabat sebagai Kepala BPPN.
"Alasan seseorang bisa saja mengaku berkelit tapi polisi tidakberhenti dari keterangan tersebut mengacu pada 148 KUHAP," tukas dia.
Sebagai informasi, Ary hanya menjalani pemeriksaan selama tiga jam. Pemeriksaan itu berlangsung cepat lantaran ada beberapa pertanyaan yang dipangkas lantaran Ary enggan mengakui telah memberikan senjata api terhadap Gatot.
Alhasil, pukul 11.30 Wib Ary keluar ruang pemeriksaan dan segera masuk ke mobil Toyota Nav1 dengan nomor polisi B 1460 ZFH. (Okezone.com)
DPO Narkoba Dibekuk saat Menghadiri Pesta Pernikahan
BENGKALIS - Pelarian buronan kasus narkotika berakhir dramatis. Pria berinisial L (46), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), ditangkap Tim Opsnal Polsek Rupat, saat menghadiri pesta pernikah
Polri Periksa 86 Rekaman CCTV Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan terus mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kon
Susul Eks Menag Yaqut, Gus Alex Kini Ditahan KPK dan Kenakan Rompi Oranye
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia ditahan us
Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jelang Lebaran, 10 Kg Ganja Disita
Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Grogol, Jakarta Barat (Jakbar). Barang bukti berupa 10 kilogram (kg) ganja berhasil disita pihak kepolis
Viral! Jambret Rampas Santunan Anak Yatim di Pekanbaru, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Pekanbaru - Aksi penjambretan terhadap seorang anak yatim terjadi di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini menjadi perhat