Massa Bakar Mobil Parkir di KPU Siak
Kamis, 27 Agu 2015 14:39
Meski mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian, massa yang jumlahnya semakin banyak terus ngotot ingin masuk ke kantor KPU. Sempat terjadi bentrok dan saling lempar batu, akhirnya massa melampiaskan kemarahan dengan membakar mobil milik salah seorang komisioner KPU Siak.
Tak lama berselang, puluhan polisi melepaskan tembakan gas air mata ke arah massa. Sebagian dari mereka juga berupaya memadamkan api yang semakin membesar melalap mobil sedang terbakar. Upaya polisi itu ternyata membuahkan hasil, perlahan-lahan massa mulai membubarkan diri dan meninggalkan kantor KPU Siak.
Adegan bakar mobil tersebut bukan aksi betulan. Aksi brutal ratusan massa itu hanyalah simulasi latihan penanganan kerusuhan setelah pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Siak. Massa dari pasangan yang kalah tidak bisa menerima keputusan KPU, karena banyaknya kecurangan yang ditemukan selama proses pencoblosan berlangsung.
Aksi bakar mobil itu hanya sebagian dari adegan penanganan kerusuhan Pilkada di Kabupaten Siak. Selain itu, polisi juga menggelar simulasi kisruh di Tempat Pemungutan Suara (TPS), massa melempar pasangan calon yang menang dan kerusuhan anarkis lainnya.
"Simulasi tadi bisa saja terjadi, tapi saya yakin, pengalaman waktu Pilpres dan Pileg tahun lalu, Siak aman. Saya yakin penduduk Siak semua rukun-rukun. Semoga tidak ada kerusuhan saat Pilkada," kata Kapolres Siak AKBP Ino Hariyanto, usai acara simulasi di lapangan depan Istana Siak.
Kapolres mengakui, jumlah personil yang ada di Polres Siak belum mencukupi untuk melakukan pengamanan di semua TPS yang ada di 131 desa yang tersebar di 14 kecamatan di Siak. Kecamatan Tualang yang merupakan daerah terpadat penduduk, menjadi perhatian khusus bagi Polres untuk melakukan pengamanan selama Pilkada.
"Kalau tak salah jumlah TPS lebih 700, sementara personil kita tak cukup segitu. Kita akan kerjasama dengan Polda Riau untuk menambah pengamanan. Ada 2 pleton dari Brimob Riau. Selain itu juga ada pengamanan dari TNI. Tualang lebih kita fokuskan, tapi kecamatan lain tak kita abaikan juga," pungkas Ino. (grc)
Hukrim
Meresahkan, Pengedar Perusak Saraf Sabu di Mandau Diringkus Polisi
BENGKALISâ€" Penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di Kecamatan Mandau meresahkan. Kali ini, Tim Opsnal Polsek Mandau Polres Bengkalis meringkus seorang tersangka pengedar wilayah Duri Barat.Kapolres B
Akal Bulus Pengedar Narkoba di Bengkalis, Sabu Dikubur Dalam Tanah di Kebun Sawit
PEKANBARU - Komplotan pengedar narkoba di Kabupaten Bengkalis, berusaha mengelabui polisi dengan cara yang tak biasa.7 Kg sabu disebar di sejumlah lokasi, mulai dari dikubur di dalam tanah hingga dise
Rilis Survei SMRC, Ini Alasan Kepuasan Terhadap Prabowo Berkurang
JAKARTA - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengalami perubahan signifikan. Hal ini terekam dalam paparan survei Saiful Research and Consulting (SMRC
Anggota POM TNI Gugur Tertembak, Bripka R Diperiksa Propam Polda Aceh
JAKARTA - Pratu Galuh Nugraha, anggota TNI yang berdinas di Polisi Militer Kodam (Pomdam) Iskandar Muda meninggal dunia usai terkena peluru pantulan (rekoset). Insiden ini terjadi saat korban membantu
Tegas Larang Dapur MBG Pakai Minyakita dan LPG 3 Kg, Kepala BGN Ancam Tutup Permanen
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melarang tegas penggunaan bahan kebutuhan pokok bersubsidi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)