Kamis, 11 Jun 2026

Pelaku Curas Ditangkap Polisi

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Kamis, 03 Des 2015 14:16
Hendra Dedi Syahbudi
Tersangka bersama barang bukti saat diamankan di mapolsek Bagan Sinembah

BAGANBATU - Pelarian DT (20) warga Blok B, kepenghuluan Bagan Sapta Permai, kecamatan Bagan Sinembah yang tidak lain adalah pelaku pencurian dengan kekerasan berakhir diruang tahanan Polsek Bagan Sinembah.

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum di Mapolsek Bagan Sinembah kemarin menyebutkan, bahwa tersangka diamankan pihak kepolisian pada Rabu (2/12) sekitar pukul 11.00 wib dari Dusun Bakti, kepenghuluan Bakti Makmur, kecamatan Bagan Sinembah.

Proses penangkapan ini sendiri dilakukan petugas ketika ibu kandung tersangka dihubungi oleh tersangka. Dan mendapatkan kabar keberadaan anaknya itu, kemudian ibu tersangka menghubungi petugas kepolisian.

Selanjutnya bersama dengan ibu kandungnya, petugas meluncur kerumah ibu angkat tersangka yang terletak di Dusun Bakti.

Tanpa memberikan perlawanan kemudian terhadap tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Bagan Sinembah guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Kepada petugas, tersangka mengaku bahwa barang bukti berupa kalung dan gelang hasil rampokannya itu sudah dibuang pada saat melarikan diri.

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Subiantoro SH Sik yang dikonfirmasikan melalui Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Dody Harza Kesuma SH Sik Msi kemarin membenarkan.

" Tersangka pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Blok B, kepenghuluan Bagan Sapta Permai sudah kita amankan dan sekarang sedang menjalani pemeriksaan," jelas Dody.

Seperti yang telah diberitakabln di media ini kemarin menyebutkan, bahwa aksi perampokan tersebut  menimpa Yeni Rahmadani (15) warga jalan Utama kepenghuluan Bagan Sapta Permai, kecamatan Bagan Sinembah.

Dimana selain mengalami kerugian yang mencapai jutaan, dirinya juga harus mendapatkan perawatan dari tim medis akibat mengalami luka tusuk dibagian tengkuknya.

Dimana saat kejadian korban tengah dirumah sendiri, dan tiba-tiba datang pelaku dengan cara masuk ke rumah korban dan kemudian langsung mendatangi korban.

Selain itu pelaku yang identitasnya sudah diketahui petugas kepolisian tersebut juga langsung mencekik leher korban sembari menanyakan uang kepada korban.

Saat korban menjawab tidak ada uang, tiba-tiba pelaku kembali mengancam korban dengan menggunakan sebuah obeng. Namun korban kembali mencoba untuk melawan perlakuan tersangka tersebut, hingga akhirnya pelaku menghujamkan obeng tersebut kebagian tengkuk korban.

Selanjutnya pelaku mempereteli perhiasan yang dikenakan korban dengan menarik paksa seutas kalung perak, 5 gelang perak. Dan setelah mendapatkan harta korban tersebut, tersangka langsung pergi kabur. (Ded)
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 14:42

    Israel Gempur Lebanon Selatan, 12 Orang Tewas

    Beirut-Serangan udara Israel di wilayah selatan Lebanon menewaskan sedikitnya 12 orang pada Rabu (10/6/2026) menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, Perdana Men

  • Kamis, 11 Jun 2026 13:45

    Kejagung Analisis 3 Barang Penting Ungkap Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah barang bukti dari enam lokasi penggeledahan di Jakarta. Kejagung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Ma

  • Kamis, 11 Jun 2026 13:24

    Mahasiswa Jabodetabek Demo di Bundaran HI Besok

    Jakarta - Sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas di Jabodetabek bakal turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah yang dinilai semakin m

  • Kamis, 11 Jun 2026 13:17

    Edarkan Ganj, Dua Buruh di Pangkalan Lesung, Pelalawan Ditangkap

    PELALAWAN â€" Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) PolrePelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis daun ganja kering di wilayah Kecamatan Pangkalan Lesung. Dalam pengungkapan tersebut, pol

  • Kamis, 11 Jun 2026 11:10

    KPK Tahan 2 Tersangka Terkait OTT Pegawai BPK

    Jakarta - KPK menahan dua orang usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pegawai BPK. OTT tersebut merupakan lanjutan dari kasus suap yang melibatkan Bupati Muara Enim nonaktif Ed

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.