Hukrim
Penyelundupan 8 Kg Sabu Digagalkan, Diduga Ada Hubungannya dengan 7 Kg Tawas
Sabtu, 23 Mar 2019 11:23
Tidak lagi menggunakan jalur Kalimantan langsung masuk Sulsel melalui pintu Makassar dan Parepare.
Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Hamidin mengatakan sebelum 8 kg sabu tersebut ditemukan, anggotanya menemukan 7 kg tawas dari daerah Nunukan, Kalimantan Utara. Awalnya, tawas itu diduga sabu. Tapi setelah tes laboratorium ternyata adalah tawas.
Dia membuka kemungkinan ada hubungannya antara penemuan sabu dengan tawas itu. Bisa saja tawas yang lebih dulu ditemukan adalah barang pengecoh untuk mengelabui petugas karena ada barang asli yang akan diselundupkan.
"Dalam dunia kejahatan kita selalu menghubungkan dengan kemungkinan-kemungkinan. Tawas itu dikirim untuk dicampur dengan narkoba asli untuk disebarkan di Makassar dan sekitarnya. Sehingga bisa jadi kemarin tawas itu berhubungan dengan sabu 8 kilogram ini tapi sepertinya kita dikecohkan tahu-tahu ditangkap barang yang kemasannya persis sama ini tapi isinya tawas," ujar Hamidin saat merilis kasus narkoba ini di lokasi simulasi Sispamkot depan kantor KPU Gowa, Sulse, Jumat (22/3).
Meski barang tersebut adalah tawas, pihaknya tetap menyelidiki kemungkinan kaitan dengan penemuan sabu itu.
"Pengirim tawas itu sedang diselidiki," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, sebelum menggagalkan penyelundupan 8 kg sabu, polisi lebih dulu mendapati 1 kg sabu, Selasa (12/3). Dua pelaku diamankan dari lokasi yakni Arnold (30), warga Kabupaten Sidrap dan Haji Pahri (38) warga Kabupaten Pinrang.
"Sabu 1 kilogram ini asal Nunukan. Anggota kemudian lakukan pengembangan dan terdeteksi ada 7 kilogram lagi yang akan masuk. Saat itu saya kunjungan kerja di Kabupaten Sidrap dan langsung lakukan operasi setelah menerima laporan dan akhirnya sabu 7 kilogram ini kita temukan. Jadi total sabu dari satu jaringan ini ada 8 kilogram," ujarnya.
Pihaknya memang sudah mewaspadai daerah-daerah tempat masuk dan keluarnya narkoba di wilayah Sulsel dan terus mengejar sel-sel jaringan narkoba.
Sumber: merdeka.com
Serangan Militer AS di Selat Hormuz Diklaim Tewaskan 5 Warga Sipil
ANKARA â€" Lima warga sipil tewas ketika pasukan Amerika Serikat (AS) menargetkan kapal kargo kecil di Selat Hormuz, sebagaimana dilaporkan media Iran pada Selasa (5/5/2026).Kantor berita semiresmi Ir
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga: Ada Luka Lebam di Sekujur Tubuh!
BANGKALAN - Seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL) asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, meninggal diduga tak wajar. Keluarga menolak kesimpulan awal yang menyebut korban meninggal karena bunuh diri d
Harga Avtur Naik Serentak di Semua Bandara, di Bali Tembus Rp 29 Ribu/Liter
Jakarta - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga menaikkan harga jual avtur untuk penerbangan domestik maupun internasional pada periode 1-31 Mei 2026.Kenaikan harga terjadi di seluruh b
SEA Ministerial Meeting 2026 Hasilkan Deklarasi Bali, Perkuat Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Jakarta - Pertemuan tingkat menteri bertajuk SEA Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 yang digelar di The Meru Hotel, Bali, menghasilkan kesepakatan penting pada hari kedua pelaksanaan, Senin
Cakap Sehat Sempena Hari Asma Se Dunia 2026
Akses ke Obat Anti Inflamasi Inhalasi Bagi Penderita Asma, masih Kebutuhan MendesakHari Asma Sedunia, yang kita peringati diperingati pada tanggal 5 Mei tahun ini merupakan peringatan hari asma