Selasa, 05 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga: Ada Luka Lebam di Sekujur Tubuh!

Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga: Ada Luka Lebam di Sekujur Tubuh!

admin
Selasa, 05 Mei 2026 11:33
BANGKALAN - Seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL) asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, meninggal diduga tak wajar. Keluarga menolak kesimpulan awal yang menyebut korban meninggal karena bunuh diri dan menduga adanya unsur kekerasan dari senior.

Korban bernama Ghofirul Kasyfi (22) berpangkat Kelasi Dua. Dia merupakan warga Kelurahan Kemayoran, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Korban diketahui baru dilantik sebagai anggota TNI AL pada Desember 2025Ayah korban, Mahbub Madani, mengaku menemukan sejumlah luka lebam di tubuh anaknya saat membuka peti jenazah sebelum pemakaman.

"Ya saya cuma buka wajahnya aja, itu sudah kelihatan lebam di sini. Besok paginya sebelum dikuburkan, dibuka semua meskipun itu sebatas area depan, tapi banyak lebam di sini," ujarnya, dikutip Selasa  (5/5/2026).

Mahbub juga mengungkap adanya pendarahan di bagian sensitif tubuh korban yang dinilainya tidak wajar.

"Dan maaf ya, selangkangan ini keluar darah. Yang lebih aneh lagi, katanya itu gantung diri. Tapi bekas luka itu di sini (bawah leher), seharusnya kan di sini (atas leher)," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pihak keluarga juga tidak menerima jika kematian anaknya tersebut sebagai bunuh diri.

"Saya betul-betul gak terima anak saya dibilang bunuh diri. Saya betul-betul enggak terima mengalami hal-hal yang sangat tidak wajar," ujarnya.

Sebelum meninggal, korban disebut sempat menghubungi keluarga secara diam-diam dan mengaku kerap mendapat perlakuan keras dari seniornya saat bertugas di salah satu kapal perang di Jakarta.

Meski begitu, keluarga saat itu hanya bisa memberikan dukungan dan semangat kepada korban agar tetap kuat menjalani tugas.

Namun, kabar duka justru datang tak lama kemudian. Pihak keluarga menerima informasi bahwa korban meninggal dunia dan disebut tidak ditemukan tanda penganiayaan.

Merasa ada kejanggalan, keluarga korban mendesak dilakukan autopsi menyeluruh untuk memastikan penyebab kematian sebenarnya.

Selain itu, pihak keluarga juga menuntut TNI AL mengusut tuntas dugaan kekerasan yang menjadi penyebab kematian korban, termasuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Mahbub bahkan telah menyiapkan surat resmi untuk meminta keadilan dan investigasi mendalam terhadap kasus tersebut.(oke.zone).

Sumber: https://news.okezone.com/read/2026/05/05/340/3216456/prajurit-tni-al-baru-dilantik-tewas-di-kapal-perang-keluarga-ada-luka-lebam-di-sekujur-tubuh?page=2

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.