Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Polda Riau Periksa 11 Orang Pihak PT LIH Pelalawan Terkait Kasus Kebakaran Lahan Perkebuna

Polda Riau Periksa 11 Orang Pihak PT LIH Pelalawan Terkait Kasus Kebakaran Lahan Perkebuna

Rabu, 02 Sep 2015 16:17
Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Riau
PEKANBARU-Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus mengusut dugaan keterlibatan perusahaan Langgam Inti Hibrindo (LIH) di Kabupaten Pelalawan, Riau atas upaya pembakaran lahan di perusahaannya. Jika sebelumnya ada dua orang manager diperiksa sebagai saksi, maka sekarang ada 11 orang lainnya turut dimintai keterangannya.

Sebelas orang tersebut adalah karyawan dari PT LIH, baik dari kalangan staf hingga manager perusahaan. Data yang diperoleh GoRiau.com, inisial ke 11 orang itu adalah Sy, AG, Al, Ns, RR, Kcr, Shr, Ym, Ar, SS dan WS. "Tiga orang lagi masih kita periksa terkait pendalaman kasus. Semua masih berstatus saksi," sebut Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus, AKBP Fadillah Zulkarnaen, Rabu (2/9/2015).

Kepada GoRiau.com, Fadillah melanjutkan, 11 orang itu masih berstatus saksi atas kebakaran lahan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan LIH sekitar 500 hektar lebih.Selain mereka, ada dua saksi ahli yang turut didatangkan Polda Riau untuk mengusut kebakaran lahan ini, mereka adalah Profesor Bambang Heru dan Doktor Basuki Wasis. "Lalu hari ini kita datangkan juga saksi dari Kemen LH," bebernya.

Masih terkait Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Riau, Kepolisian Daerah Riau telah menetapkan 30 orang tersangka yang disinyalir melakukan pembakaran di Riau. Selain itu ada satu perusahaan (PT LIH) yang juga tengah diusut keterlibatannya dalam kasus serupa. "Dari 30 orang itu, paling banyak diamankan dari Polres Pelalawan," urainya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau sudah memanggil dua orang pihak PT LIH untuk mengusut dugaan pembakaran lahan tersebut. Satu orang selaku manager operasional dan seorang lagi selaku manager lapangan. Walau begitu, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. "Nanti karena kita masih menelusuri," tutupnya.(grc)
Hukrim
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.