SPPD Fiktif di Dispenda Bengkalis, BAK-LIPUN Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Laporan : Afdal Aulia
Kamis, 21 Jan 2016 18:07
BENGKALIS - BAK-LIPUN apresiasi terkait telah ditingkatkannya dari penyelidikan menjadi penyidikan terhadap kasus dugaan SPPD fiktif tahun 2012-2014 lalu di Dispenda Kabupaten Bengkalis dimana kasus tersebut ditangani oleh kejari bengkalis sejak beberapa bulan terakhir. Walaupun hingga sampai tingkat penyidikan ini, belum diketahui kerugian negara secara pasti.
Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif BAK-LIPUN Abdul Rahman.S, Kamis (21/01/2016). Ia meminta agar disegerakan untuk menetapkan para tersangka, diduga sejumlah pejabat yang bertugas pada waktu itu terlibat di Dinas tersebut.
"Pertimbangan agar segera menetapkan tersangka ini, lantaran kasus yang ditangani oleh Kejari Bengkalis soal korupsi sangat banyak dan belum tuntas, dan masih terus dilakukan pengembangan kasus. Contohnya kasus besar yang merugikan negara mencapai Rp. 265 miliar yang melibatkan perusahaan BUMD PT. BLJ penyertaan modal Rp. 300 Miliar, "beber Abdul Rahman S.
Juga lanjutnya, yang sampai saat ini masih terus dilakukan penyelidikan dan penyidikan, seperti dugaan korupsi penelitian program Bioethanol di Balitbang Bengkalis. Lantas dugaan korupsi dana ADD di Desa Tasik Serai, Kecamatan Pinggir juga belum tuntas penanganannya oleh Kejari Bengkalis.
"Soal kasus BLJ ini, pihak Kejari Bengkalis yang menangani kasus pencucian uangnya saja (TPPU), sampai sekarang belum juga ditetapkan siapa tersangka barunya. Informasi yang kita terima telah ada 3 orang lagi telah dibidik Kejari untuk ditetapkan sebagai tersangka terkait TPPU, "ulas Abdul.
Oleh karena itu, karena PR di Kejari sangat banyak dan personilnya sangat terbatas, maka setelah ditingkatkan penyidikan kasus dugaan SKPD Fiktif di Dispenda tersebut, orang yang terlibat untuk segera ditetapkan sebagai tersangka. Supaya pekerjaan Kejari Bengkalis dalam menuntaskan kasus korupsi lebih dipercaya oleh masyarakat.(afd)
Hukrim
KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pengadaan di Muara Enim
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting terkait proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini merupakan bag
Blak-blakan Dirut Pertamina Ungkap Alasan Penyesuaian Harga Pertamax, Pastikan BBM Subsidi Tak Naik
Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dipastikan tidak mengalami kenaikan. Hal ini dikatakan untuk memberikan kepastian mengenai nasi
Kasus Pencurian Ringan dan Revisi KTP Selesai Cepat Lewat Sidang Keliling di Kandis Siak
SIAK - Sebanyak delapan perkara hukum berhasil diselesaikan dalam satu hari melalui program sidang keliling yang dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Siak. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Kand
Kuansing Kerahkan Ratusan Personel Amankan MTQ ke-44 Riau dan Pacu Jalur Rayo II
TELUKKUANTAN â€" Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mengerahkan 481 personel gabungan untuk mengamankan dua acara besar, yakni Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLIV Provinsi Riau 2026 dan
Atasi Kelangkaan LPG 3 kg, Pemkab Morowali Gencarkan Operasi Pasar dan Siapkan Solusi Jangka Panjang
Pemerintah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menggencarkan operasi pasar dan pasar murah untuk mengatasi kelangkaan tabung LPG 3 kilogram di wilayahnya. Langkah ini diambil menyusul laporan mengena