Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Siswa SMK yang Tewas Ditusuk Usai PKL, Motif Asmara Jadi Pemicu

hukrim

Siswa SMK yang Tewas Ditusuk Usai PKL, Motif Asmara Jadi Pemicu

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 02 Agu 2025 14:39
okezone.com
Motif penusukan yang menewaskan remaja pria berinisial ZA (17) di depan sebuah bengkel di Jalan Cikuda, RT 2/11, Kelurahan Pasir Biru, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, pada Jumat (1/8/2025) malam, mulai terungkap.

Sebelum kejadian, korban dan pelaku diketahui sempat saling menantang melalui pesan WhatsApp. Hal ini diungkapkan oleh F, teman korban ZA.

“Sempat saling tantang dulu. Sebelum ke sini (Jalan Cikuda), di Sadang juga sudah saling tantang,” ujar F kepada wartawan, Sabtu (2/8/2025).

F mengaku tidak berada di lokasi saat peristiwa terjadi. “Saya tahu setelah korban sudah tergeletak. Lukanya di bagian belakang, di punggung,” tambahnya.

F juga menyebut bahwa pelaku penusukan adalah remaja pria berinisial TN (19), yang merupakan teman dari korban. 

“Mereka saling kenal, temenan. Korban masih sekolah dan sedang PKL di bengkel ini, sementara pelaku sudah kuliah,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Panyileukan, Kompol Kurnia, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, peristiwa penusukan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

“Korban dibacok menggunakan celurit,” ujarnya.

Menurut Kompol Kurnia, motif pembunuhan diduga karena persoalan asmara.

“Motifnya asmara. Pelaku (TN) berhasil ditangkap kurang dari 5 jam setelah kejadian,” tegasnya.

Sebelumnya, warga di sekitar lokasi sempat digemparkan oleh penemuan jasad remaja pria yang bersimbah darah di pelataran bengkel. Korban mengalami luka tusuk di bagian dada kiri.

Bekas darah korban masih terlihat berceceran di lokasi. Sejumlah warga tampak berkerumun, bahkan seorang wanita terlihat menangis memeluk jasad korban.

Tim Inafis Polrestabes Bandung bersama Polsek Panyileukan melakukan olah TKP sekitar pukul 23.15 WIB. Dua unit sepeda motor dari lokasi kejadian turut diamankan.

Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih untuk proses autopsi guna keperluan penyelidikan.

Ketua RW 11, Asep Somantri (59), menyatakan bahwa korban ZA bukan warga setempat.

“Dia bukan warga sini. Di sini cuma PKL. Saya dapat laporan dari warga bahwa ada yang ditusuk. Saat dicek, memang korban sudah tergeletak dengan luka tusuk di dada kiri, dekat jantung,” ungkap Asep.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Hukrim
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.