Kakanwil Kemenkumham Siap Nusakambangankan Napi Narkoba
admin
Rabu, 23 Mar 2022 17:16
PEKANBARU- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Muhammad Jahari Sitepu SH menegaskan akan mengirim narapidana yang terlibat peredaran narkoba ke Nusakambangan.
Napi-napi yang jadi warga binaan di Lapas Pekanbaru maupun
Lapas atau Rutan lainnya di Riau, bila terbukti ikut terlibat peredaran narkoba
segera diusulkan dipindahkan tahanannya ke Nusakambangan.
"Mohon dukungan bapak Kapolda kepada jajaran Kemenkumham,
nanti apabila ada informasi mengenai warga binaan yang masih mengendalikan
narkoba, atau ada petugas kami yang bermain-main dengan narkoba, mohon
diberikan biodata lengkapnya agar kami tindaklanjuti. Selanjutnya akan kami
periksa, pidanakan, dan akan kami usulkan untuk dipindahkan ke Nusa
Kambangan," ujar Jahari Sitepu tegas.
Itu disampaikan Jahari Sitepu saat coffee morning di Markas
Polda Riau bersama Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal, Rabu (23/3). Acara juga
turut dihadiri Gubernur Riau H Syamsuar dan seluruh unsur Forkopimda Riau.
Coffee morning yang dikemas dalam bentuk silaturahmi ini dilaksanakan untuk
membangun koordinasi dalam membahas segala permasalahan di Provinsi Riau.
Permasalahan lain yang dibahas pada pertemuan ini terkait
dengan kelangkaan minyak goreng yang tengah melanda masyarakat Riau. Selain itu
kegiatan ini juga membahas terkait tren Covid-19 yang telah menurun, capaian
percepatan laju vaksinasi provinsi Riau yang berjalan lancar, penanggulangan
gangguan kamtibnas dan karhutla, antisipasi penyebaran narkoba, serta
antisipasi keamanan menjelang ramadhan.
Kakanwil Kemenkumham Siap Nusakambangankan Napi Narkoba
Pada kesempatan itu, Jahari Sitepu juga menyampaikan seluruh
jajaran Kemenkumham Riau mulai dari level pimpinan sampai tingkatan staf, telah
berkomitmen dan mendeklarasikan diri untuk berperan secara pro aktif dalam upaya
pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme.
Selain itu, jajaran Kemenkumham juga siap memberi contoh
dalam hal kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan dalam melaksanakan tugas. Hal yang juga penting, bahwasanya
Kemenkumham juga mengoptimalkan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan
Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) terutama dengan menindak tegas Warga Binaan di
lapas/rutan maupun petugas yang terlibat dalam peredaran gelap narkoba.
Kakanwil juga menyampaikan niat baik untuk berkolaborasi
dalam menghadapi masalah Keimigrasian, terutama dalam menghadapi pengungsi
Afganistan di Provinsi Riau yang potensial bertindak anarkis serta rencana
kepindahan pengungsi Rohingya ke Provinsi Riau.
Sementara itu, Kapolda Riau menyatakan kesiapannya dalam
upaya mendukung penegakan hukum dan pencegahan peredaran narkotika di wilayah
Riau, khususnya di jajaran Kemenkumham. Polda Riau selalu mendukung dan
berkomitmen untuk siap bersinergi dengan seluruh mitra dalam program-program
yang bermanfaat bagi masyarakat. (*)
Editor: Jonathan Surbakti
Polda Riau
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik
Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut