Jumat, 26 Jun 2026

Internasional

Irak Resmi Jadikan Natal Jadi Hari Libur Nasional

Rabu, 26 Des 2018 16:31
okezone.com

BAGHDAD - Kabinet Irak secara resmi menyatakan Natal sebagai hari libur nasional di saat umat Kristen di negara itu merayakan kelahiran Yesus di tengah keamanan yang ketat, lebih dari setahun, setelah Baghdad menyatakan kemenangan atas kelompok teror ISIS yang berusaha membasmi semua yang tidak mengikuti interpretasi Islam versi mereka.

"Kami menyampaikan harapan terhangat kami kepada umat Kristen di Irak dan di seluruh dunia untuk Natal yang bahagia dan damai," kata pemerintah dalam pernyataan di Twitter pada Selasa pagi, 25 Desember.

Diwartakan Reuters, Rabu (26/12/2018) populasi Kristen Irak turun dari 1.5 juta jiwa menjadi sekira 400.000 setelah invasi Amerika pada 2003. Angka itu kemungkinan telah berkurang lebih banyak lagi setelah ISIS menyapu bagian utara Irak pada 2014. Irak menyatakan kemenangan atas ISIS tahun lalu, tetapi efek pertempurannya masih terlihat.

Di Baghdad, lebih dari seratus jemaat menghadiri misa Natal di Gereja St. George Khaldea, yang dipimpin oleh Pastor Basilius.

"Tentu saja kita dapat mengatakan situasi keamanan lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya," katanya kepada Reuters. "Kami menikmati keamanan dan stabilitas terutama di Baghdad. Selain itu, Daesh (sebutan untuk ISIS) dikalahkan."

Dalam pengakuan atas situasi keamanan yang meningkat, Paus Fransiskus juga telah mengirim menteri luar negerinya yang terpercaya, Kardinal Pietro Parolin, ke Irak untuk merayakan musim Natal.

Parolin bertemu dengan Perdana Menteri Irak, Adel Abdul-Mahdi pada Senin di Baghdad dan merayakan Misa Natal di Katedral Kasdim Saint Joseph di Distrik Karrada di Baghdad, yang memiliki komunitas Kristen yang jumlahnya cukup besar. Dalam beberapa hari mendatang dia dijadwalkan untuk melakukan perjalanan ke Irak utara untuk bertemu dengan para pemimpin Kurdi di Irbil dan untuk merayakan Misa di Qaraqosh di dataran Nineveh, dekat Mosul, sebagaimana diinformasikan Vatikan.

Komunitas Kristen telah ada di Irak sejak abad pertama dan Vatikan telah mendesak umat Kristen yang telah melarikan diri dari penganiayaan di Irak, Suriah, dan di tempat lain di Timur Tengah untuk kembali ke rumah mereka ketika kondisi keamanan sudah memungkinkan.


(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.