Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Militer Venezuela Tak Akui Presiden Oposisi, Bersumpah Pertahankan Maduro

Internasional

Militer Venezuela Tak Akui Presiden Oposisi, Bersumpah Pertahankan Maduro

Kamis, 24 Jan 2019 11:58
okezone.com
Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino.

CARACAS - Militer Venezuela tidak mengakui presiden interim dari pihak oposisi yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) dan negara-negara sekutunya di Amerika Latin. Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino yang menyebut pengakuan terhadap Juan Guiado didorong oleh "kepentingan gelap".

Diwartakan RT, Kamis (24/1/2019), pada Rabu malam, Padrino mengatakan bahwa angkatan bersenjata Venezuela akan terus mempertahankan konstitusi dan kedaulatan nasional negara, hanya beberapa jam setelah Washington menyatakan pengakuannya terhadap Guiado, anggota parlemen oposisi berusia 35 tahun yang menyatakan diri sebagai presiden Interim Venezuela.

Selain AS, negara tetangga Venezuela yang tergabung dalam Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS), Kanada dan Prancis juga mengakui Guiado sebagai presiden Venezuela yang sah. Sementara Meksiko menolak mengakuinya untuk saat ini.

Negara lain yang juga menolak mengakui Guiado adalah Bolivia dengan Presiden Evo Morales menyatakan dukungannya terhadap Maduro untuk melawan "cakar imperialisme".

Maduro merespons pengakuan Washington dengan memutuskan hubungan diplomatik dengan AS, dan mengusir puluhan diplomat dari Caracas. Para diplomat AS diberi waktu 72 jam untuk meninggalkan Venezuela.

Namun, Guaido melalui sebuah tweet menyatakan bahwa dia berjanji Venezuela "akan terus mempertahankan hubungan diplomatik dengan semua negara di dunia."

Situasi di Venezuela membuat banyak pihak khawatir akan pecahnya perang saudara di negara Amerika Latin itu.


(Okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.