Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Putus Hubungan Diplomatik, Venezuela Perintahkan Penutupan Kedutaan dan Konsulat AS

Internasional

Putus Hubungan Diplomatik, Venezuela Perintahkan Penutupan Kedutaan dan Konsulat AS

Jumat, 25 Jan 2019 11:55
okezone.com
Kedutaan Besar AS di Caracas, Venezuela.

CARACAS - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro telah memerintahkan penutupan kedutaan besar dan konsulat Amerika Serikat (AS) di negaranya, sehari setelah Caracas memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Washington, menyusul pengakuan AS terhadap presiden tandingan Venezuela dari pihak oposisi.

Diwartakan RT, Jumat (25/1/2019), pada Rabu, Maduro telah memerintahkan semua diplomat AS untuk meninggalkan Venezuela dalam waktu 72 jam. Namun, presiden tandingan dari pihak oposisi yang didukung Washington, Juan Guaido, menyatakan perintah Maduro tak berlaku, dengan Departemen Luar Negeri mengumumkan tidak ada diplomat AS yang akan meninggalkan Venezuela. Washington mengancam akan ada konsekuensi jika terjadi sesuatu pada diplomat mereka.

Guaido adalah pemimpin Majelis Nasional Venezuela, sebuah badan legislatif yang terakhir dipilih pada 2015. Dia mengklaim Maduro telah merebut kekuasaan di Venezuela secara ilegal dan memproklamirkan dirinya sendiri sebagai presiden Venezuela. AS menyatakan mengakui klaim Guaido sebagai presiden oposisi, langkah itu kemudian diikuti dengan cepat oleh Brasil, Kanada, kepemimpinan Uni Eropa, dan sebagian besar anggota Organisasi Negara-negara Amerika (OAS).

Meksiko dan Bolivia dua negara tetangga Venezuela tidak menyatakan pengakuannya terhadap Guaido, dengan Presiden Bolivia, Evo Morales menyatakan dukungan untuk Maduro.

Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza menuduh AS telah memprovokasi terjadinya kudeta di Caracas. Dalam sebuah wawancara dengan, Arreaza menggambarkan negara-negara yang mengakui Guaido sebagai "bawahan yang melaksanakan perintah tuannya" di Washington.


(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.