Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Serangan Militan Tewaskan 10 Anggota Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Mali

Internasional

Serangan Militan Tewaskan 10 Anggota Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Mali

Senin, 21 Jan 2019 15:51
okezone.com

BAMAKO  Sepuluh anggota pasukan penjaga perdamaian PBB terbunuh dari sedikitnya 25 lainnya terluka saat menghalau serangan dari kelompok bersenjata di sebuah desa di Mali utara. Sejauh ini identitas pelaku penyerangan itu belum diketahui dengan pasti.

PBB menempatkan pasukan penjaga perdamaian dari Amerika Serikat (AS) dan Prancis di Mali utara untuk menghadapi kelompok-kelompok ekstremis bersenjata yang dianggap mengancam keamanan di seluruh kawasan Sahel Afrika.

Dalam pernyataanya, Misi Penjaga Perdamaian AS di Mali (MINUSMA) mengatakan, bentrokan terjadi di dekat Desa Aguelhok pada Minggu pagi menyusul serangan oleh militan yang menggunakan banyak kendaraan bersenjata.

PBB mengatakan pasukan penjaga perdamaian telah berhasil menggagalkan serangan itu, tetapi 10 tentaranya tewas dan sedikitnya 25 lainnya cedera.

"Sekretaris Jenderal menegaskan kembali bahwa tindakan seperti itu tidak akan mengurangi tekad Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk terus mendukung rakyat dan Pemerintah Mali dalam upaya mereka untuk membangun perdamaian dan stabilitas di negara ini," demikian disampaikan dalam pernyataan yang dilansir Reuters, Senin (21/1/2019).

Kesepakatan damai 2015 yang ditandatangani oleh pemerintah Mali dan kelompok-kelompok separatis telah gagal mengakhiri kekerasan d negara Afrika barat itu. Kelompok-kelompok Islamis juga terus melakukan serangan terhadap sasaran-sasaran penting di ibukota, Bamako, dan di negara tetangga, Burkina Faso dan Pantai Gading.

Pasukan Prancis melakukan intervensi di Mali pada 2013 untuk mengusir para militan yang telah membajak sebuah pemberontakan Tuareg setahun sebelumnya, dan menempatkan sekira 4.000 tentara Prancis di sana. Dewan Keamanan PBB kemudian turut mengerahkan pasukan penjaga perdamaian, yang telah menjadi target serangan gerilya yang terencana.


(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 09:48

    Dongkrak Gizi Anak dan Ekonomi Rakyat, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Minta Program MBG Terus Dilanjutkan

    BENGKALIS â€" Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dinilai telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak sekaligus menjadi penggerak ekono

  • Kamis, 25 Jun 2026 09:45

    Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Putih Gelar Bakti Religi dan Bersihkan Masjid Taqwa

    TANAH PUTIH-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan bakti religi berupa gotong royong membersihkan rumah ibadah di Masjid T

  • Kamis, 25 Jun 2026 09:43

    Selain Negeri, Pemko Pekanbaru Gratiskan SMP Swasta Hingga MTs, Wako Agung: Tak Boleh Ada yang Putus Sekolah

    PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan program pendidikan gratis tidak hanya berlaku di sekolah negeri.Melalui program Zero Putus Sekolah, Pemko Pekanbaru juga menanggung penuh biaya

  • Kamis, 25 Jun 2026 09:40

    Polres Inhil Musnahkan Barang Bukti Narkoba 1.5 Kg Sabu dan 1.060 Butir Ekstasi

    INDRAGIRI HILIR-â€" Polres Indragiri Hilir menggelar Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika sekaligus pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan kasus narkoba di wilayah hukum Polres Ind

  • Kamis, 25 Jun 2026 09:39

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo

    Gorontalo-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.