Kamis, 11 Jun 2026

AS Kembali Kirim Kapal Perang ke Pulau Sengketa

Selasa, 03 Nov 2015 14:59
Okezone
AS siap kirim kapal kembali untuk berpatroli di Laut China Selatan
WASHINGTON – Seakan tidak khawatir dengan protes keras dari Angkatan Laut China, pada hari ini Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengumumkan rencananya untuk kembali meluncurkan kapal perangnya.

Berdasarkan keterangan seorang pejabat Angkatan Laut AS (US Navy), mereka berencana untuk melakukan patroli kembali di wilayah pulau-pulau buatan China dalam sengketa Laut China Selatan.

"Kami memang berencana untuk kembali menempatkan kapal perang menuju pulau-pulau buatan China untuk melakukan patrol. Kami akan kerahkan kapal perang ke sana sekira dua kali dalam sehari, atau bahkan lebih," ujar seorang pejabat US Navy yang tidak ingin disebutkan identitasnya, seperti dikutip Reuters, Selasa (3/11/2015).

"Hal itu kami lakukan untuk mengingatkan China bahwa wilayah itu memang peraian internasional. Hal yang kami lakukan untuk mengingatkan kepada China dan negara-negara lain soal pandangan kami," lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Pasukan Militer Pasifik AS, Laksamana Harry B. Harris, yang mengutip pernyataan Menteri Pertahanan AS, Ash Carter, mengatakan bahwa kemunculan kapal perang AS yang berpatroli di wilayah Laut China Selatan bukanlah sebuah bentuk ancaman.

"Saya percaya bahwa operasi rutin ini tidak perlu diartikan sebagai bentuk ancaman bagi negara mana pun," ucap Harris.

Sebagaimana diberitakan, pada Selasa 27 Oktober kapal perang USS Lassen yang didampingi pesawat pengintai dari US Navy telah mendekati peraian Kepulauan Spratly untuk melakukan patroli. USS Lassen merupakan sebuah kapal penghancur yang dilengkapi senjata rudal udara dan rudal air. Tindakan itu dianggap provokasi langsung terhadap China.

Merespons hal tersebut, Angkatan Laut China dilaporkan telah menyiapkan rudal taktis untuk mengantisipasi tindakan US Navy yang lebih jauh lagi.

Meski demikian, untuk meredakan ketegangan, Kepala Angkatan Laut AS (US Navy), Laksamana John Richardson, dilaporkan telah melakukan video conference dengan Kepala AL China, Laksamana Wu Shengli.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 09:32

    Kantor BGN Disegel Massa, Demonstran: Saat MBG Bermasalah yang Protes Justru Pengelola Dapur

    Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen masyarakat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026), diwarnai aksi penyegelan simbolis gedung.Dalam

  • Kamis, 11 Jun 2026 09:15

    Pertamina: Harga BBM Ron 92 di Pasar Internasional Capai Rp21.000 per Liter

    VP Commercial & Shipping Business Development Pertamina Patra Niaga, Sigit Setiawan menyampaikan harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 di pasar internasional berada di kisaran Rp20.000 â€" Rp21.000 pe

  • Kamis, 11 Jun 2026 09:01

    Aksi WN Hong Kong Selundupkan Ketamin Rp 10,9 Miliar

    Jakarta - Polisi mengungkap upaya penyelundupan narkoba jaringan internasional senilai Rp 10,9 miliar. Aksi tersebut dilakukan seorang perempuan berinisial WNK, warga negara Hong Kong, yang diduga ber

  • Kamis, 11 Jun 2026 09:00

    Aktivis Usul Program Makan Bergizi Gratis Disetop 30 Hari

    Jakarta - Aktivis Usul Program Makan Bergizi Gratis Disetop 30 HariPeneliti Transparency International Indonesia (TII), Agus Sarwono, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasio

  • Kamis, 11 Jun 2026 08:31

    SSK II Pekanbaru Buka Penerbangan Pekanbaru - Malaka

    PEKANBARU-Guna memperkuat konektivitas internasional, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II mulai hari ini, Rabu (10/06/26) menambah rute penerbangan int

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.