- Home
- Internasional
- Abu Sayyaf Kembali Penggal Warganya, PM Kanada Murka
Internasional
Abu Sayyaf Kembali Penggal Warganya, PM Kanada Murka
Selasa, 14 Jun 2016 12:57
TORONTO - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tidak mampu lagi menahan emosinya. Pria berusia 44 tahun itu mengutuk dengan bahasa paling keras tindakan Abu Sayyaf yang kembali mengeksekusi mati seorang warganya. Robert Hall akhirnya dieksekusi setelah pemerintah Kanada enggan membayar uang tebusan kepada kelompok yang berbasis di Filipina itu.
Dalam sebuah pernyataan, Trudeau mengatakan, walaupun pihaknya masih mencari kebenaran mengenai laporan eksekusi Hall, namun tetap saja laporan ini memberikan pukulan cukup keras kepada pemerintah dan warga Kanada.
"Tindakan kejam dan brutal dari para penyandera telah menyebabkan kematian yang tidak perlu," kata Trudeau dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Selasa (14/6/2016).
"Kanada berpegangan bahwa kelompok yang telah melakukan penculikan dan penyanderaan ini harus bertanggung jawab penuh atas pembunuhan berdarah dingin dan tidak masuk akal ini," sambungnya.
Dalam pernyataan itu, Trudeau juga kembali menegaskan kebijakan pemerintah Kanada yang tidak akan membayar tebusan dalam kasus ini. Karena, lanjut Traudeau hal itu justru akan semakin membahayakan warga Kanada.
Sebelumnya diwartakan, melalui sambungan telepon kepada The Philippine Inquirer, juru bicara Abu Sayyaf Abu Raami menuturkan pihaknya telah mengeksekusi Hall, dan tubuh Hall akan ditemukan di suatu tempat di kota Jolo pada hari Senin.
Angkatan Bersenjata Filipina sendiri masih mencoba memverifikasi pernyataan Raami terkait eksekusi Hall. Juru bicara Komando Mindanao Barat, Mayor Filemon Tan, menyatakan pihaknya masih menunggu laporan dari pasukan yang berada di lapangan mengenai hal ini. (okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener