Kamis, 02 Jul 2026

Internasioanal

Ancam Tembak Mati Mahathir, Anggota Ormas Malaysia Ditangkap

Senin, 04 Jun 2018 11:27
Mahathir Mohamad
Kuala Lumpur - Kepolisian Malaysia menangkap seorang anggota ormas (organisasi masyarakat) setempat yang diduga melontarkan ancaman mati terhadap Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, via media sosial. Akun Facebook anggota ormas itu menyerukan agar Mahathir ditembak mati

Seperti dilansir media Malaysia, The Star dan Malay Mail, Senin (4/6/2018), pria yang diduga mengancam Mahathir itu ditangkap di kawasan Beverly Heights, Ampang, Malaysia, pada Sabtu (2/6) lalu. Identitas tersangka tidak diungkap ke polisi.

Hanya disebut bahwa pria yang ditangkap itu berusia 38 tahun dan merupakan anggota ormas bernama Pekida yang juga dikenal sebagai kelompok vigilante yang suka main hakim sendiri.

Penangkapan dilakukan setelah kepolisian mendapat laporan dari Sekretaris Pekida cabang Selangor soal postingan media sosial yang viral yang diduga ditulis tersangka. Dalam postingan itu, tersangka menyatakan perang dan menyerukan akan menembak mati Mahathir.

"Menindaklanjuti laporan itu, polisi telah menangkap seorang anggota Pekida berusia 38 tahun di Jalan Beverly Height, Ampang pada 2 Juni pukul 04.40 waktu setempat," tutur Kepala Kepolisian Federal Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Mohamad Fuzi Harun, dalam pernyataannya.

"Namun, tersangka mengklaim bahwa akun Facebook-nya diretas oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab," imbuhnya.

"Kami menyelidiki kasus ini di bawah pasal 506 Undang-Undang Pidana untuk Kejahatan Kriminal dan pasal 233 Undang-undang Komunikasi dan Multimedia tahun 1998 untuk penyalahgunaan akses jaringan," sebut Mohamad Fuzi.

Tersangka hingga kini masih dalam penahanan kepolisian. "Tersangka akan ditahan hingga 6 Juni dan penyelidikan terus berlanjut," ucap Mohamad Fuzi.

Dilaporkan Malay Mail bahwa postingan Facebook bernada ancaman untuk Mahathir yang viral diposting akun bernama 'Ayahanda Fadzley Mohd Yusof'. Postingan itu menyerukan agar Mahathir ditembak dan mengklaim 10 ribu anggota kelompoknya siap menggulingkan pemerintahan Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir. Satu postingan viral lainnya dengan nama akun yang sama menyerukan Mahathir yang disebut 'zionis' untuk dijebloskan ke penjara.


(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor