- Home
- Internasional
- Bangga! Kayu Asal Indonesia Bersaing di Pasar Internasional
internasional
Bangga! Kayu Asal Indonesia Bersaing di Pasar Internasional
detik.com
Kamis, 19 Sep 2019 08:51
Head of Marketing PT Sumber Graha Sejahtera Christine Suhartini mengatakan selama lebih dari 40 tahun berkarya di Indonesia, kayu-kayu olahan Sampoerna Kayoe sudah diekspor ke lebih dari 30 negara di seluruh dunia.
"90% kayu kita memang berasal dari Hutan Tanaman Rakyat (HTR). Pohon yang ditumbuhkan pun pohon sengon karena mudah tumbuh dan bisa tumpang sari dengan tanaman lain yang bernilai ekonomis seperti tanaman lada, kakao, tembakau," jelas Christine saat ditemui detikcom.
Data yang diterima detikcom, dari enam pabrik tersebut, kini Sampoerna Kayoe sudah punya porsi penjualan 49% ekspor yakni senilai US$ 148 juta dan 51% untuk dalam negeri senilai US$ 152, 6 juta. Angka ekspor ini terus meningkat dalam waktu lima tahun terakhir dari yang tadinya US$ 75,4 juta untuk ekspor (29%) dan US$ 188,3 juta untuk penjualan dalam negeri (71%).
Sam Project Sampoerna Kayoe di Kaoshiung Museum of Fine Arts, Taiwan. (Foto:dok. Sampoerna Kayoe) |
Jepang yang terkenal dengan standar kualitas produk yang tinggi menjadi salah satu dari pelanggan setia produk kayu Sampoerna Kayoe asal Indonesia. Berbekal pengalaman & teknologi terkini, Sampoerna Kayoe berhasil mengolah kayu pohon sengon & karet yang berasal dari hutan tanaman rakyat (HTR) menjadi kayu lapis (Plywood), laminated veneer lumber (LVL), decking solid, pintu kayu, rangka atap, kusen jendela, panel, badan truk, dan pintu garasi yang berkualitas tinggi.
Sampoerna Kayoe kini juga tengah mengembangkan impregnation technology dalam memproduksi produk decking dengan kualitas terbaik. "Kami membeli log kayu karet yang tidak menghasilkan latex lagi dari petani untuk kemudian diolah menjadi produk decking yang kuat serta tahan kondisi outdoor," jelasnya.
"Selama ini orang-orang pikir kayu engineering adalah kayu yang tidak tahan untuk outdoor application namun Sampoerna Kayoe berdedikasi mengubah limbah pohon karet menjadi produk kayu olahan berkualitas tinggi yang sudah dipercaya bukan hanya di Indonesia tapi juga di pasar internasional mulai dari Asia hingga Amerika dan Eropa," tutup Christine.
sumber: detik.com
Impor China ke Indonesia Naik 18,21%, Jasa Forwarder Ikut Melonjak.
Jakarta-Tren impor barang dari China ke Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang awal 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor Indonesia pada Januari 2026 tercatat
Bareskrim Buru Bos New Zone Bandar Penyedia Narkoba di Kelab Malam Medan
Direktorat Tindak Pidana Narkotika (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memburu Eddy alias Awie, bos New Zone di Medan, Sumatera Utara. Eddy diburu atas dugaan menyediakan narkoba di kelab malam tersebut
Kesaksian Warga Pipa Gas PGN Bocor di Kranji: Ada Pekerjaan Beko
Jakarta-Sebuah pipa gas bocor terjadi di Jl. Nangka Raya, Kranji, Bekasi pada Jumat, 29 Mei 2026. Pipa tersebut merupakan milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN).Ketua RW 07 Kelurahan Kranji, Fahmi, menj
Manggala Agni Fokus Pendinginan Lahan Gambut Rohil dan Siak
PEKANBARU-Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih terus menjalankan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan Pro
Menkeu Purbaya Desak 20 Perusahaan CPO Kembalikan Uang Negara
JAKARTA-Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa meminta 20 perusahaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang diduga melakukan praktik transfer pricing dan under-invoicing untuk segera menge
Sam Project Sampoerna Kayoe di Kaoshiung Museum of Fine Arts, Taiwan. (Foto:dok. Sampoerna Kayoe)