Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Impor China ke Indonesia Naik 18,21%, Jasa Forwarder Ikut Melonjak.

Impor China ke Indonesia Naik 18,21%, Jasa Forwarder Ikut Melonjak.

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 30 Mei 2026 09:58
Jakarta-Tren impor barang dari China ke Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang awal 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor Indonesia pada Januari 2026 tercatat US$21,20 miliar, atau naik 18,21% dari Januari 2025 secara year-on-year.
Faktanya, China masih menjadi negara utama dengan nilai impor US$7,89 miliar atau 43,75% dari total impor nonmigas Indonesia pada Januari 2026. Tren ini berlanjut hingga kuartal pertama, di mana nilai impor Indonesia pada Januari-Maret 2026 melonjak 10,05% menjadi US$61,30 miliar.

Seiring tren tersebut, permintaan jasa forwarder China turut melonjak. Jasa forwarder China adalah layanan pengurusan impor yang menangani pengiriman barang dari China ke Indonesia, mulai dari pengambilan barang di gudang supplier hingga sampai ke alamat penerima.

Natindo Cargo, perusahaan yang fokus melayani jasa import China, mencatat kenaikan permintaan hingga 31,48% pada awal tahun ini dibandingkan periode tahun lalu

Kategori Produk Paling Banyak Diimpor

Berdasarkan data, kategori produk yang paling banyak diimpor dari China didominasi oleh barang konsumer dengan perputaran cepat. Lima kategori teratas meliputi sepatu, tas, aksesoris gadget, garment (pakaian), dan perlengkapan fashion. Kategori ini diminati karena memiliki margin menarik bagi reseller serta permintaan pasar yang stabil sepanjang tahun.

Pelaku UMKM dan reseller online menjadi segmen terbesar pengguna jasa impor. Tren live shopping serta meningkatnya transaksi grosir lintas negara menjadi faktor pendorong utama lonjakan permintaan.

Pilihan Jalur Pengiriman: Laut, Udara, dan Express

Salah satu pertimbangan utama pebisnis dalam memilih jasa forwarder adalah estimasi waktu pengiriman. Secara umum, terdapat tiga opsi jalur pengiriman impor dari China ke Indonesia:

Jalur Laut (Sea Cargo): estimasi 21-30 hari, cocok untuk pengiriman volume besar dengan biaya lebih ekonomis.
Jalur Udara (Air Cargo): estimasi 7-8 hari, ideal untuk barang yang membutuhkan kecepatan.
Jalur Express: waktu pengiriman bahkan bisa lebih cepat dari estimasi jalur udara, untuk kebutuhan urgent.
"Kebutuhan pebisnis Indonesia terhadap layanan impor dari China terus meningkat, terutama untuk volume kecil hingga menengah. Pebisnis kini bisa memilih jalur sesuai kebutuhan, mulai dari sea cargo yang ekonomis hingga express untuk pengiriman cepat," ujar Head of Import Natindo Cargo Samuel Andrew dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5/2026).

Skema Door to Door Jadi Favorit

Layanan Jalur Direct dengan skema all in atau door to door menjadi pilihan yang paling banyak diminati. Melalui skema ini, seluruh proses pengiriman dari gudang asal di China hingga sampai ke alamat penerima di Indonesia dikelola dalam satu paket layanan.

Skema all in memberikan kepastian biaya di awal, tanpa biaya tambahan yang muncul di tengah proses. Pebisnis cukup menyerahkan barang di titik pengambilan, dan forwarder akan mengurus seluruh proses logistik hingga barang tiba di tangan penerima.

UMKM dan Shopping Online Terus Bertumbuh

Industri UMKM dan aktivitas belanja online di Indonesia tercatat sebagai dua sektor dengan pertumbuhan paling pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pelaku UMKM kini semakin agresif memperluas variasi produk dengan mengimpor langsung dari China, sementara konsumen Indonesia juga semakin terbiasa dengan pola belanja produk impor melalui platform digital.

Tren live shopping, hampers, hingga reseller skala rumah tangga turut mendorong pertumbuhan permintaan barang impor. Banyak pelaku usaha pemula yang memulai bisnis dengan modal kecil melalui skema impor langsung dari supplier di China.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, sejumlah penyedia jasa import China seperti Natindo Cargo hadir dengan layanan door to door melalui jalur laut, udara, dan express, dengan fokus pada transparansi biaya dan kemudahan tracking bagi pelaku UMKM hingga bisnis skala menengah.(detik.com).

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-8510465/impor-china-ke-indonesia-naik-18-21-jasa-forwarder-ikut-melonjak

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.