Sabtu, 27 Jun 2026

Internasional

Begini Puasa di Negara dengan Matahari Nyaris Tak Terbenam

Selasa, 21 Jun 2016 12:27
okezone.com
ilustrasi

ROVANIEMI - Warga Muslim di negara-negara Lingkar Arktik tetap menjalankan puasa Ramadhan meski di negara-negara kawasan itu matahari nyaris tak pernah terbenam.

Ada beberapa warga Muslim di kawasan Lingkar Arktik (Lingkar Kutub Utara) memilih berpuasa mengikuti waktu normal di negara-negara Timur Tengah terdekat, seperti Turki, yakni berpuasa sekitar 16 jam.

Negara-negara di kawasan Lingkar Arktik ini contohnya Finlandia dan Swedia. Di Finlandia, matahari terbenam hanya sekitar 55 menit sepanjang tahun 2016.

Puasa Ramadan pada umumnya dijalani mulai dari fajar hingga senja atau matahari terbenam. Selama waktu puasa itu, warga Muslim menahan lapar, dahaga, aktivitas seksual dan beberapa aktivitas lain yang membatalkan puasa. Puasa diakhiri dengan berbuka atau dikenal dengan Iftar.

Mohammed, salah satu warga Muslim yang tinggal di Finlandia menceritakan aktivitas puasa Ramadhan kepada AJ +.

"Puasa dimulai pada pukul 01:35 di pagi hari dan akan berakhir pada 24.48 di malam hari. Jadi (puasa) akan berlangsung 23 jam, 5 menit. Teman-teman saya, keluarga dan kerabat yang tinggal di Bangladesh, mereka tidak percaya kami bisa melakukan puasa Ramadhan selama lebih dari 20 jam," katanya.

Menurut Mohammed, warga Muslim di negara-negara Lingkar Arktik sudah beradaptasi dengan matahari yang terbenam singkat atau bahkan tidak pernah terbenam sama sekali.

"Jadi ketika mereka mendengar dari kami, bahwa kami menjalani Ramadhan di sini selama 23 jam atau 22,5 jam, mereka hanya mengatakan 'Itu luar biasa, bagaimana bisa Anda mengelola ini'. Tapi entah bagaimana (Alhamdulillah) kita mengelolanya, dan kami lakukan sangat baik."

Mohammed tinggal bersama keluarganya di Filnlandia Utara.

Menurutnya, beberapa warga Muslim lainnya di negara-negara terdekat dengan kondisi waktu yang sama telah menemukan cara lain untuk beradaptasi.

"Beberapa Muslim lainnya yang tinggal di Lapland (provinsi di Finlandia), kebanyakan dari mereka mengikuti tabel waktu Timur Tengah, karena mereka mengikuti negara Islam terdekat, Turki," ujar Mohammed, seperti dikutip Independent. (okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.