- Home
- Internasional
- Boko Haram Ungkap Pabrik Pembuatan Roketnya
Boko Haram Ungkap Pabrik Pembuatan Roketnya
Selasa, 03 Nov 2015 09:44
Penggunaan granat berpeluncur roket tersebut membuat tentara Nigeria bertanya-tanya di mana kelompok tersebut mendapatkannya.
Dalam foto yang dirilis oleh BBC, Selasa (3/11/2015), terlihat beberapa anggota Boko Haram sangat memahami teknik-teknik pembuatan senjata. Lokasi pabrik diperkirakan berada di sebuah kampus di negara bagian Borno, Nigeria.
Ahli persenjataan meyakini mesin pembuatan senjata didatangkan dari sebuah universitas di Bama. Keyakinan para ahli didasarkan pada ukiran di mesin-mesin tersebut. Diketahui juga mesin tersebut adalah sumbangan dari sebuah yayasan amal pada 2005.
Belum diketahui kapan dan di mana persisnya foto tersebut diambil.
Kantor BGN Disegel Massa, Demonstran: Saat MBG Bermasalah yang Protes Justru Pengelola Dapur
Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen masyarakat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026), diwarnai aksi penyegelan simbolis gedung.Dalam
Pertamina: Harga BBM Ron 92 di Pasar Internasional Capai Rp21.000 per Liter
VP Commercial & Shipping Business Development Pertamina Patra Niaga, Sigit Setiawan menyampaikan harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 di pasar internasional berada di kisaran Rp20.000 â€" Rp21.000 pe
Aksi WN Hong Kong Selundupkan Ketamin Rp 10,9 Miliar
Jakarta - Polisi mengungkap upaya penyelundupan narkoba jaringan internasional senilai Rp 10,9 miliar. Aksi tersebut dilakukan seorang perempuan berinisial WNK, warga negara Hong Kong, yang diduga ber
Aktivis Usul Program Makan Bergizi Gratis Disetop 30 Hari
Jakarta - Aktivis Usul Program Makan Bergizi Gratis Disetop 30 HariPeneliti Transparency International Indonesia (TII), Agus Sarwono, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasio
SSK II Pekanbaru Buka Penerbangan Pekanbaru - Malaka
PEKANBARU-Guna memperkuat konektivitas internasional, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II mulai hari ini, Rabu (10/06/26) menambah rute penerbangan int