- Home
- Internasional
- Boneka Indonesia Bantu Anak Penderita Paralisis Serebral di Meksiko
Internasional
Boneka Indonesia Bantu Anak Penderita Paralisis Serebral di Meksiko
Sabtu, 01 Okt 2016 12:40
SEBUAH boneka yang mengenakan baju tradisional kebaya Jawa sukses menyita perhatian pengunjung pada malam gala pelelangan boneka untuk membantu pengobatan penderita paralisis serebral di Meksiko.
Paralisis serebral tergolong penyakit menurun yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan otak. Penyakit ini bersifat kronik sehingga penderitanya memiliki kecacatan permanen pada bentuk wajah, pergerakan, dan kemampuan belajar.
Kegiatan amal yang diselenggarakan oleh Yayasan MGAS (Foundacion MGAS) pada 28 September 2016 di Hotel Marquis Reforma Mexico City tersebut melibatkan sejumlah perwakilan negara sahabat, termasuk Indonesia, melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Mexico City. Acara ini didukung juga oleh Darma Wanita Persatuan KBRI Mexico City dengan mendandani sebuah boneka berpakaian khas Indonesia.
Boneka berkebaya Jawa tersebut dilelang bersama dengan 21 boneka lain yang mengenakan kostum dari Kuba, Singapura, Rusia, Jepang, Mesir, Lebanon, Filipina, Ekuador, Turki, Bolivia, Israel, Kolombia, Afrika Selatan, Uruguay, Brasil, Finlandia, Kanada, Argentina, dan Meksiko.
Tiga boneka berkostum Meksiko merupakan sumbangan dari kalangan sosialita Meksiko yaitu Salma Hayek, Silvia Rojo, dan Cristina Pineda.
Selain sebagai salah satu upaya untuk menolong sesama, keikutsertaan Indonesia dalam kegiatan amal tersebut juga bertujuan memperkenalkan Indonesia ke mata dunia. Dengan kata lain, untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Tanah Air sekaligus mempromosikan kebudayaan Nusantara kepada masyarakat Meksiko.
Dalam kegiatan amal tersebut, nilai lelang boneka Indonesia mencapai 34.000 peso atau Rp22,8 juta. Sedangkan boneka berkostum Frida Kahlo, seorang pelukis ternama Meksiko, yang disumbang oleh artis Salma Hayek, berkontribusi terbesar dengan nilai lelang sebesar 410.000 peso atau Rp276 juta.
Sebelum kegiatan pelelangan dimulai, seluruh boneka dipamerkan terlebih dahulu di sebuah pertokoan mewah di Mexico City yaitu Palacio de Hierro pada 23-25 September 2016.
Pada malam gala tersebut, Yayasan MGAS berhasil mengumpulkan total dana sumbangan sebesar 1,775 juta peso atau Rp1,195 miliar.
Sementara Ketua Yayasan MGAS, Mari Rous Villegas Balmori, menyampaikan apresiasi tinggi kepada kedutaan besar dan perwakilan masyarakat internasional, termasuk Indonesia atas partisipasi dan dukungan dalam mendandani boneka dengan kostum asal negaranya.
Ia mengatakan, kegiatan amal tersebut tidak hanya akan memberikan kesempatan kepada anak-anak penderita paralisis serebral untuk sembuh, namun juga memberikan kesempatan bagi pencinta produk boneka merek "American Girl" untuk mengenal keragaman kostum dan pakaian khas dari berbagai negara.
Yayasan MGAS adalah sebuah yayasan sosial yang didirikan pada 2012. Setiap tahunnya, Yayasan MGAS menyelenggarakan kegiatan sosial khusus dengan menggalang dana sosial untuk membiayai pengobatan anak-anak penderita paralisis serebral di Meksiko.
Bentuk kegiatan sosial tahun ini adalah pelelangan boneka merek "American Girl" yang mengenakan kostum dan/atau pakaian tradisional mancanegara.(Okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener