- Home
- Internasional
- Brutalnya OSPEK China bikin kekerasan kampus Indonesia nampak cemen
Brutalnya OSPEK China bikin kekerasan kampus Indonesia nampak cemen
Jumat, 18 Sep 2015 17:33
Namun, tingkat kekerasan serta hukuman bagi mahasiswa baru yang dianggap tak disiplin menggugah kekhawatiran orang tua murid. Beberapa foto pelaksanaan OSPEK di Universitas Hunan yang tersebar di jejaring sosial mengundang kecaman masyarakat.
Shanghaiist melaporkan, Jumat (18/9), senior-senior yang menjadi penegak disiplin menghukum mahasiswi yang asramanya kotor dengan tidur di aspal saat siang bolong. Belasan perempuan dibungkus selimut di seluruh badan, kemudian dipanggang di aspal. Rekan mahasiswa lainnya, sekitar 2 ribu orang, diwajibkan melihat hukuman tersebut.

Salah satu mahasiswa baru di Kampus Hunan, dengan panggilan Liu Min, mengatakan hukuman itu diberikan tanpa pandang bulu. Durasi sanksi tidak lama, tapi sering. "Lama hukuman biasanya tidak sampai 15 menit," ujarnya.
Di kampus lain, ada juga hukuman lari keliling lapangan memakai sarung, kemudian kepalanya dipasang ember. Hukuman ini membuat para peserta OSPEK dehidrasi lebih cepat.
Mendapat kritikan para netizen, Rektor Universitas Hunan mengaku akan melakukan evaluasi. Hukuman badan yang berlebihan itu diakui bisa menyebabkan tekanan psikologis pada mahasiswa baru.
"Kami akan menyediakan pendampingan psikologis setelah para mahasiswa baru melewati penyambutan militeristik," ujarnya.

Pemerintah Negeri Tirai Bambu masih mewajibkan kampus memasukkan materi bela negara, dasar-dasar militer, baris berbaris, serta hukuman badan untuk OSPEK. Sebagian kampus sampai mewajibkan setiap mahasiswa mengenakan seragam tentara selama masa pengenalan.
Tujuan budaya militeristik ini agar para mahasiswa lebih disiplin.
Baik lelaki maupun perempuan akan mendapatkan gojlokan luar biasa selama
seminggu penuh masa orientasi. (merdeka.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener