- Home
- Internasional
- Demi Hadiahi Istri Liburan Mewah, Pria Ini Curi 4 Kg Emas
Demi Hadiahi Istri Liburan Mewah, Pria Ini Curi 4 Kg Emas
Rabu, 14 Feb 2018 09:59
Kendati demikian ia tak dijatuhi hukuman penjara karena menunjukkan penyesalan.
Seperti dikutip dari ABC News, Selasa (13/2/2018), adalah Joseph Andrew Cresp si pencuri emas itu. Ia bekerja di Pertambangan Sunrise Dam Gold Mine, yang letaknya sekitar 1.000 kilometer Timur Laut ibu kota Australia Barat, Perth.
Aksi pencurian itu dilakukannya pada Februari tahun 2017 lalu.
Dalam persidangan diungkapkan bahwa Cresp bekerja sebagai tukang pompa di pertambangan tersebut, ketika dia menemukan gumpalan emas seberat 4 kg terjatuh dari salah satu kereta pengangkut barang tambang.
Jaksa penuntut Fiona Clare mengatakan, Cresp kemudian menyembunyikan emas itu di lemari penyimpanan miliknya. Ia lalu membawanya pulang ke rumah di Kalgoorlie, sebelum disimpan di tempat menyimpan senjata api.
Jaksa mengatakan bahwa Cresp bermaksud menggunakan emas itu untuk membiayai liburan mewah keluarga ke Yunani.
Setelah dikenai tuduhan melakukan penipuan dan pencurian sebagai pekerja, Cresp mengaku bersalah atas kedua tuduhan tersebut dalam persidangan tahun lalu.
Namun dalam keputusan pengadilan pada Senin 12 Februari 2018, Hakim tidak menjatuhkan hukuman penjara, tetapi hukuman percobaan selama dua tahun. Alasannya karena masalah pribadi yang dihadapi Cresp sebelumnya dan dia menyesali perbuatan. Selain itu, terdakwa juga bekerjasama dengan polisi.
Ketahuan Polisi
Detektif dari Kepolisian Australia Barat menangkap Cresp pada Juni tahun lalu, setelah dia menjual sebagian dari emas senilai 90 ribu dolar Australia atau sekitar Rp 900 juta di Perth.
Menurut Jaksa, Cresp menghubungi seorang pemilik toko emas di kawasan Perth Timur dan menawarkan satu kilogram logam mulia tersebut.
Ketika kemudian pemilik toko itu berusaha menjual bongkahan emas itu ke perusahaan negara pelebur emas Perth Mint dan tak bisa memberikan keterangan mengenai asal usul emas tersebut. Staf Mint pun kemudian menghubungi polisi.
Menurut pengacara Cresp, Kim Samiotis, ketika peristiwa itu terjadinya kliennya sedang mengalami kesulitan keuangan, menderita depresi, dan salah seorang putrinya sakit.
Dia mengatakan Cresp hanya menghabiskan 6 ribu dolar dari 90 ribu dolar Australia uang penjualan emasnya untuk liburan, memperbaiki mobil, dan bantuan keuangan bagi putri tertuanya.
"Sisa dari emas yang lain masih tersimpan aman di rumahnya."
Samiotis mengatakan, kliennya sebenarnya berniat untuk mengembalikan emas dan uang, dan juga sudah bekerja sama dengan polisi ketika rumahnya digrebek bulan Mei lalu.
(liputan6.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener