Sabtu, 04 Jul 2026

Demi Hadiahi Istri Liburan Mewah, Pria Ini Curi 4 Kg Emas

Rabu, 14 Feb 2018 09:59
Perth - Demi menghadiahkan liburan mewah untuk sang istri, seorang pria di Kalgoorlie, Australia Barat mencuri emas bernilai lebih dari 200 ribu dolar Australia atau sekitar Rp 2 miliar. Ia mengambilnya dari sebuah pertambangan tempatnya bekerja.

Kendati demikian ia tak dijatuhi hukuman penjara karena menunjukkan penyesalan.

Seperti dikutip dari ABC News, Selasa (13/2/2018), adalah Joseph Andrew Cresp si pencuri emas itu. Ia bekerja di Pertambangan Sunrise Dam Gold Mine, yang letaknya sekitar 1.000 kilometer Timur Laut ibu kota Australia Barat, Perth.

Aksi pencurian itu dilakukannya pada Februari tahun 2017 lalu.

Dalam persidangan diungkapkan bahwa Cresp bekerja sebagai tukang pompa di pertambangan tersebut, ketika dia menemukan gumpalan emas seberat 4 kg terjatuh dari salah satu kereta pengangkut barang tambang.

Jaksa penuntut Fiona Clare mengatakan, Cresp kemudian menyembunyikan emas itu di lemari penyimpanan miliknya. Ia lalu membawanya pulang ke rumah di Kalgoorlie, sebelum disimpan di tempat menyimpan senjata api.

Jaksa mengatakan bahwa Cresp bermaksud menggunakan emas itu untuk membiayai liburan mewah keluarga ke Yunani.

Setelah dikenai tuduhan melakukan penipuan dan pencurian sebagai pekerja, Cresp mengaku bersalah atas kedua tuduhan tersebut dalam persidangan tahun lalu.

Namun dalam keputusan pengadilan pada Senin 12 Februari 2018, Hakim tidak menjatuhkan hukuman penjara, tetapi hukuman percobaan selama dua tahun. Alasannya karena masalah pribadi yang dihadapi Cresp sebelumnya dan dia menyesali perbuatan. Selain itu, terdakwa juga bekerjasama dengan polisi.

Ketahuan Polisi

Detektif dari Kepolisian Australia Barat menangkap Cresp pada Juni tahun lalu, setelah dia menjual sebagian dari emas senilai 90 ribu dolar Australia atau sekitar Rp 900 juta di Perth.

Menurut Jaksa, Cresp menghubungi seorang pemilik toko emas di kawasan Perth Timur dan menawarkan satu kilogram logam mulia tersebut.

Ketika kemudian pemilik toko itu berusaha menjual bongkahan emas itu ke perusahaan negara pelebur emas Perth Mint dan tak bisa memberikan keterangan mengenai asal usul emas tersebut. Staf Mint pun kemudian menghubungi polisi.

Menurut pengacara Cresp, Kim Samiotis, ketika peristiwa itu terjadinya kliennya sedang mengalami kesulitan keuangan, menderita depresi, dan salah seorang putrinya sakit.

Dia mengatakan Cresp hanya menghabiskan 6 ribu dolar dari 90 ribu dolar Australia uang penjualan emasnya untuk liburan, memperbaiki mobil, dan bantuan keuangan bagi putri tertuanya.

"Sisa dari emas yang lain masih tersimpan aman di rumahnya."

Samiotis mengatakan, kliennya sebenarnya berniat untuk mengembalikan emas dan uang, dan juga sudah bekerja sama dengan polisi ketika rumahnya digrebek bulan Mei lalu.


(liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor