- Home
- Internasional
- Duterte dan Bandar Narkoba Tawarkan Hadiah untuk Bunuh Lawannya
Internasional
Duterte dan Bandar Narkoba Tawarkan Hadiah untuk Bunuh Lawannya
Sabtu, 11 Jun 2016 10:57
MANILA - Para bos narkoba tampaknya terganggu dengan kebijakan presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte yang mengumumkan "perang berdarah" dengan kartel obat-obatan terlarang. Mereka bahkan menawarkan sejumlah besar hadiah uang untuk melenyapkan Duterte.
Kepala polisi Ronald Dela Rosa mengatakan dirinya menerima informasi dari seorang sumber bahwa para bos narkoba mengadakan pertemuan untuk menaikkan jumlah hadiah dari PhP10 juta atau sekira Rp2,9 miliar menjadi PhP50 juta atau Rp14,5 miliar untuk pembunuhan Presiden Duterte.
"Apa yang tidak mereka ketahui adalah salah seorang yang hadir dalam pertemuan tersebut telah memberi tahu saya apa yang mereka diskusikan," kata Dela Rosa kepada Manila Buletin sebagaimana dilansir dari Russia Today, Sabtu (11/6/2016).
Pekan lalu, Duterte meminta rakyat Filipina untuk bergabung dengan perjuangannya untuk melawan kejahatan dan berjanji untuk mengambil tindakan yang lebih keras kepada para penegak hukum dan pejabat yang kedapatan melindungi dan menutupi kejahatan para bandar narkoba dan kelompok kriminal lainnya.
Mantan Wali Kota Davao itu mengatakan bahwa dirinya telah mengakui bahwa kampanye anti kejahatan yang dia serukan akan menjadi sebuah "perang berdarah" dan menawarkan hadiah sebesar PhP5 juta peso untuk membunuh para bos narkoba.
"Jika dia masih hidup, hadiahnya hanya PhP4,999 juta," katanya sambil tertawa.
Duterte mengatakan bahwa dirinya sudah tidak mendengar dan peduli akan kritik yang menuduhnya mempromosikan sebuah "budaya kematian" .
"Jika mereka (kriminal) tidak bisa diajak untuk berubah, kita bunuh saja," katanya.
Pria yang sering dikaitkan dengan kelompok Regu Kematian Davao yang melakukan pembunuhan terhadap para pelaku kriminalitas itu mengatakan dirinya juga tidak akan mengampuni atau merehabilitasi para pecandu narkoba.
"Jika kamu terlibat dengan narkoba, saya akan bunuh kamu, saya benar-benar akan bunuh kamu," tegasnya. (okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener