Rabu, 01 Jul 2026

Internasional

Hadirnya JCMA Bukti Eratnya Persaudaraan Antaragama di Australia

Senin, 03 Okt 2016 13:04
Ramdani Bur-Okezone.com
Anggota JCMA dalam satu jamuan acara

MELBOURNE – Australia merupakan negara yang beragam dengan budaya. Sekira 28 agama ada di negara berjuluk Negeri Kanguru itu. Demi menjaga persaudaraan antaragama di Australia, dibentuklah suatu organisasi non-profit yang bernama Jewish Christian Muslim Association (JCMA) atau Asosiasi Yahudi Kristen Islam.

Organisasi itu menonjolkan pentingnya toleransi antarumat beragama. JCMA bertujuan dan memperkenalkan Yahudi, Kristen dan Islam di Australia kepada masyarakat, bahwa ketiga agama itu bisa saling berinteraksi dengan harmonis.

Hal itu penting untuk menimbulkan rasa empati sekaligus menghilangkan rasa benci atau prasangka buruk antar-penganut agama satu sama lain. JCMA juga mempersiapkan dan menyediakan program pendidikan bagi siswa sekolah dasar dan menengah di sekolah-sekolah pemerintah dan non-pemerintah Australia.

Program itu bertujuan positif melawan stereotip atau diskriminasi agama. Harapannya dengan dimunculkannya program JCMA di sekolah-sekolah, dapat menimbulkan pemahaman dan membinasi komunikasi yang positif antarumat beragama.

Bulan lalu, JCMA mengadakan acara yang diinisiasikan oleh Dewan Islam Victoria (ICV). Memperingati hari raya Idul Adha yang sejatinya berlangsung sepekan sebelumnya, ICV mengundang beberapa pemuka dari agama lain. Sebut saja Yahudi, Kristen, khonghucu dan lain-lain.

Dalam pantauan Okezone yang juga hadir di acara tersebut, acara berlangsung rapi. Diawali dari makan pagi yang dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh salah satu perwakilan ICV.

Uniknya, meski itu merupakan acaranya agama islam, Penderta Rod Bower yang beragama Kristen mendapat kesempatan untuk menyampaikan pidato. Hal itu sudah menunjukkan, eratnya persaudaraan antaragama di Australia, terutama yang tergabung di organisasi JCMA.

Hadirnya organisasi itu memang tidak serta-merta membuat kerukunan antarumat beragama di Australia benar-benar terjalin. Tetap saja ada kaum ekstremis yang tak ingin adanya ketentraman.

Karena itulah, JCMA hadir untuk membuat segalanya menjadi satu pandangan. Pandangan yang dimaksud ialah pentingnya menjaga toleransi meski memilih agama yang berbeda-beda. (Okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor