Kamis, 25 Jun 2026

Internasional

Hilang Sebulan, 10 Anak Ditemukan Tewas Dimutilasi di Tanzania

Selasa, 29 Jan 2019 11:23
Detik.com
DODOMA - Sungguh mengerikan! Sedikitnya 10 anak-anak di Tanzania, Afrika Timur ditemukan tewas dan jenazahnya dimutilasi. Anak-anak itu dilaporkan hilang sejak bulan lalu.

Seperti dilansir CNN, Selasa (29/1/2019), Wakil Menteri Kesehatan Tanzania, Faustine Ndugulile, menyebut 10 anak yang ditemukan tewas itu sebelumnya dilaporkan hilang sejak Desember 2018 di distrik Njombe, Tanzania bagian barat daya.

Ndugulile mengatakan bahwa jenazah anak-anak itu ditemukan pekan lalu, setelah kepolisian setempat meluncurkan operasi pencarian di wilayah tersebut.

"Sejauh ini, kami telah menemukan 10 jenazah dan kebanyakan bagian intim dan gigi mereka diambil," sebut Ndugulile.

"Pembunuhan-pembunuhan ini berkaitan dengan praktik perdukunan karena itulah yang menjadi tren untuk tindak kejahatan semacam ini, dengan para pembuat ramuan herbal meminta orang-orang untuk mendapatkan bagian tubuh manusia untuk uang," imbuhnya.

Korban paling muda diperkirakan berusia 7 tahun. Anak-anak ini disebut diculik dari rumah masing-masing bulan lalu.

Hingga kini, belum ada satupun tersangka yang ditangkap terkait temuan jenazah anak-anak ini.

Diungkapkan Ndugulile bahwa banyak anak yang dilaporkan hilang oleh orangtua mereka di kawasan tersebut sejak Desember lalu. Kementerian Kesehatan juga tengah menyelidiki kasus tersebut.

"Kami ingin mengidentifikasi para pelakunya, tapi fokus kami adalah untuk mendidik para pelaku praktik tradisional di kawasan itu dengan segera dan orang-orang di sekitarnya untuk menghentikan aksi semacam ini," tutur Ndugulile kepada CNN.

Ndugulile menambahkan, pembunuhan ini tidak terkait dengan pembunuhan ritual albino yang masih terjadi di Tanzania dan negara Afrika Timur lainnya. Amnesty International menyebut kurangnya pendidikan dan toleransi di Tanzania membuat para albino dibunuh untuk diambil tulang dan organ tubuhnya, yang biasanya dijual ke para dukun untuk dijadikan 'jimat dan ramuan gaib'.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.