- Home
- Internasional
- ISIS Mengklaim di Balik Ledakan Bus Pengawal Presiden
ISIS Mengklaim di Balik Ledakan Bus Pengawal Presiden
Kamis, 26 Nov 2015 08:50
Rabu, 25 November 2015 kemarin, sebuah bom meledakkan bus yang berisi belasan pengawal Presiden Tunisia, Beji Caid Essebsi.
Tapi dalam proses investigasi, ditemukan 13 jenazah. 12 di antaranya bisa diduga merupakan jenazah pengawal presiden, sementara satu jenazah lainnya diyakini merupakan pelaku bom bunuh diri militan ISIS.
Otoritas Tunisia juga memastikan, bus itu diledakkan dengan bom berbobot 10 kilogram. Selain pengawal presiden, dilaporkan empat warga sipil di sekitar lokasi kejadian turut mengalami luka berat.
Atas insiden ini, ISIS mengklaim mereka ada di balik serangan itu, lantaran tak ingin membiarkan tanah Tunisia damai pasca-Arab Spring.
"Insiden (bom bus) ini merupakan evolusi dari sikap para teroris. Kali ini mereka menyerang sebuah simbol negara di jantung Ibu Kota," cetus Perdana Menteri Tunisia, Habib Essid, dikutip Independent, Kamis (26/11/2015).
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye
Wujud Kehadiran Polri, Satlantas Polres Inhu Gelar Bakti Religi
RENGAT-Sebagai wujud nyata kehadiran Polri ditengah masyarakat untuk kepentingan semua elemen yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, Polri melalui jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polr
Belasan Ribu Massa di Jember Dukung Program Strategis Prabowo, Minta MBG Tetap Dilanjutkan
Jakarta - Ribuan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) menggelar aksi di depan Kantor DPRD Jember, Sabtu (20/6/2026). Massa yang diklaim mencapai sekitar 11 ribu orang itu men
Trump: Minyak Habis dalam 4 Pekan Jika Hormuz Ditutup
Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan cadangan minyak dunia berpotensi habis dalam waktu sekitar empat minggu apabila Selat Hormuz tetap ditutup. Menurutnya, pembu