- Home
- Internasional
- ISIS Rebut Kompleks Militer Raksasa dari Suriah
ISIS Rebut Kompleks Militer Raksasa dari Suriah
Senin, 02 Nov 2015 10:54
Mereka memulai serangan dengan dua bom bunuh diri pada Sabtu, 31 Oktober, demikian dilaporkan lembaga pengamat hak asasi manusia Suriah yang berbasis di Inggris.
Pada Minggu, 1 November pagi, seluruh kota telah jatuh ke tangan ISIS, berdasarkan laporan Pengamat dan pernyataan resmi dari ISIS.
Pertempuran juga berlangsung di dekat Sadad, rumah bagi komunitas Kristen Suriah.
Pendudukan ini terjadi di tengah-tengah serangan udara di Suriah oleh Rusia dan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat.
ISIS memperluas basisnya dari utara dan selatan menuju Homs di pusat Suriah pada beberapa bulan terakhir. Kelompok itu menyerbu Kota Tadmur, rumah reruntuhan kuno Palmyra, pada Mei, kemudian merebut kota Al Qaryatain pada Agustus.
Serangan terbaru di Maheen dan Sadad membuat ISIS mendekat ke jalan utama yang menghubungkan ibu kota Suriah, Damaskus, ke Homs dan kota-kota lain di utara.
Pengamat mengatakan, hampir 50 prajurit pemerintah terbunuh atau terluka dalam pertempuran.
Tameng Manusia
Pada Jumat, 30 Oktober, lebih dari 70 orang dilaporkan terbunuh dan ratusan lainnya terluka oleh gempuran udara dan penembakan di sebuah pasar di Douma, kawasan di pinggiran Damaskus yang dalam pendudukan pasukan pemberontak.
Dalam upaya menangkal serangan, kelompok pemberontak di Douma memanfaatkan tentara tawanan dan orang lain yang pro-pemerintah sebagai tameng manusia.
Video menampilkan pria dan wanita dikurung dalam sangkar besi dan diangkut dengan truk. Salah satu tawanan mengaku sebagai perwira dan meminta penghentian serangan bom di kawasan tempat ia ditahan.
Koalisi yang dipimpin AS mengatakan telah melancarkan sembilan serangan udara ke Suriah pada Minggu,termasuk Ma'a dan al-Hawl di wilayah utara.
Pekan ini Gedung Putih mengumumkan, kurang dari 50 tentara pasukan khusus AS akan dikirim ke Suriah untuk membantu pasukan pemberontak antipemerintah melawan ISIS.
Kantor BGN Disegel Massa, Demonstran: Saat MBG Bermasalah yang Protes Justru Pengelola Dapur
Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen masyarakat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026), diwarnai aksi penyegelan simbolis gedung.Dalam
Pertamina: Harga BBM Ron 92 di Pasar Internasional Capai Rp21.000 per Liter
VP Commercial & Shipping Business Development Pertamina Patra Niaga, Sigit Setiawan menyampaikan harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 di pasar internasional berada di kisaran Rp20.000 â€" Rp21.000 pe
Aksi WN Hong Kong Selundupkan Ketamin Rp 10,9 Miliar
Jakarta - Polisi mengungkap upaya penyelundupan narkoba jaringan internasional senilai Rp 10,9 miliar. Aksi tersebut dilakukan seorang perempuan berinisial WNK, warga negara Hong Kong, yang diduga ber
Aktivis Usul Program Makan Bergizi Gratis Disetop 30 Hari
Jakarta - Aktivis Usul Program Makan Bergizi Gratis Disetop 30 HariPeneliti Transparency International Indonesia (TII), Agus Sarwono, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasio
SSK II Pekanbaru Buka Penerbangan Pekanbaru - Malaka
PEKANBARU-Guna memperkuat konektivitas internasional, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II mulai hari ini, Rabu (10/06/26) menambah rute penerbangan int