Rabu, 24 Jun 2026

internasional

Ini Kesaksian TKI yang Selamat dari Gempa 6,4 SR di Taiwan

Minggu, 07 Feb 2016 11:04
(Foto: Reuters)
Bangunan-bangunan yang ambruk akibat gempa di Tainan.
TAINAN – Pagi itu di Tainan, udara musim dingin membuai orang-orang tertidur lelap di peraduannya. Tidak demikian dengan tenaga kerja asal Indonesia yang satu ini.

Ega Jaya (35) berkali-kali harus bolak-balik ke kamar mandi karena ingin buang air kecil. Saat urusannya dengan si perut kelar, ia beranjak kembali ke tempat tidur.

"Pas mau tarik selimut, ada sesuatu yang aneh," ujarnya menggambarkan peristiwa saat itu, dikutip dari Antara, Minggu (7/2/2016).

Perlahan-lahan bangunan tiga lantai di Jalan Peizhong Jie 46, Kota Tainan, terguncang. Teriakannya tidak saja membangunkan tujuh rekannya sesama TKI, tetapi juga beberapa pekerja asing lain yang sama-sama mencari nafkah di Taiwan.

"Begitu turun, saya lihat jalanan beraspal retak-retak," tutur pria yang sudah 14 tahun bekerja di salah satu pabrik elektronik di Tainan itu.

Ia juga mendapati beberapa mobil yang terparkir di pinggir jalan maju-mundur. Sebagian di antaranya meraung-meraung karena sensitivitas sistem sensornya tersentuh oleh guncangan gempa.

Sebagai salah satu anggota Satuan Tugas Tenaga Kerja Indonesia untuk wilayah Kota Tainan, Ega berupaya menghubungi rekan-rekannya.

Apalagi, tidak jauh dari tempat tinggalnya terdapat apartemen berlantai 17 yang runtuh akibat gempa berkekuatan 6,4 SR yang berpusat sekira 27 kilometer di timur laut Kabupaten Pingtung dengan kedalaman 16,7 kilometer pada pukul 03.58 waktu setempat.

Menjelang subuh, Ega bergegas mendekati reruntuhan gedung tersebut di kawasan Yongkang yang berjarak sekira 4,5 kilometer dari tempat tinggalnya di Peizhong Jie.

"Alhamdulillah, sesampai di sana, kami mendapatkan informasi bahwa tidak ada WNI dan TKI yang tinggal di gedung itu," kata pria asal Desa Talun Kulon, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, itu.
(okezone.coml)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.