- Home
- Internasional
- Ini dia Insiden Berbahaya Jamaah Haji di Makkah
Internasional
Ini dia Insiden Berbahaya Jamaah Haji di Makkah
Minggu, 13 Sep 2015 09:58
Akibatnya lebih dari sertaus jamaah haji tewas diantaranya enam warga Indonesia. Namun rupanya kejadian tragis seperti ini tak hanya sekali terjadi.
Sejak berpuluh-puluh tahun lalu, ada saja kejadian tragis yang terjadi ketika pelaksanaan haji yang menewaskan ratusan hingga ribuan jamaah haji dari seluruh dunia.
Apa saja insiden tragis tersebut? Demi membuka ingatan Anda mengenai peristiwa yang menimpa para jamaah haji, lihat berikut ini:
1.Bentrok antara jamaah haji dan pasukan keamanan
31 Juli 1987, kala itu sekitar 400 jamaah haji tewas sementara ribuan lainnya menderita luka-luka. Hal ini terjadi ketika pasukan keamanan Arab Saudi terlibat bentrok dengan jamaah haji asal Iran di Makkah.
Insiden yang menewaskan ratusan jamaah haji ini berawal dari demontrasi tahunan yang memang dilakukan jamaah haji asal Iran. Mereka menentang apa yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat saat itu.
Hingga saat ini, penjagaan terhadap para jamaah haji dilakukan dengan ketat oleh otoritas keamanan Saudi. Para petugas keamanan selalu siap siaga untuk mencegah terjadinya kembali demonstrasi ketika sedang beribadah haji.
2.Jamaah haji terinjak-injak di terowongan Al Maaisim
2 Juli 1990, merupakan kejadian memilukan bagi jamaah haji asal Indonesia dan beberapa negara tetangga. Pasalnya pada tanggal itu, ribuan jamaah haji harus meregang nyawa akibat berdesakkan dengan jamaah haji lainnya di terowongan Al Maaisim.
Sebanyak 1.426 jamaah haji meninggal dunia. Sebagian besar merupakan jamaah haji asal Indonesia, Malaysia, dan Pakistan. Dalam ritual keagamaan tersebut, para jamaah haji berjalan kaki melewati terowongan.
Mereka berdesak-desakkan sehingga banyak yang terinjak hingga tewas. Terowongan Al Maaisim merupakan terowongan yang menghubungkan Makkah dengan Mina dan Padang Arafah.
3.Jamaah haji Indonesia tewas kelaparan di Padang Arafah
Pada 2006 lalu, ribuan jamaah haji asal Indonesia kelaparan ketika melakukan ibadah wukuf di tengah padang Arafah. Kelaparan tersebut merebut nyawa beberapa WNI.
Para jamaah yang kelaparan mengatakan kesulitan mendapat makanan sejak sehari sebelumnya. Diduga kesulitan tersebut terjadi lantaran adanya keterlambatan akibat macetnya jalan.
4.Lempar Jumarah memakan korban di Mina
Ibadah Jumrah Aqabah atau melempar jumrah, yakni melempar batu sebanyak tujuh kali ke tugu pertama sebagai simboliasi pengusiran setan, juga bebarapa kali menelan korban jiwa. Insiden yang paling banyak menelan korban pada ibadah ini terjadi pada 23 Mei 1994.
Kala itu, 270 orang meninggal dunia akibat berdesak-desakkan dan terinjak-injak saat hendak melakukan ibadah Jumrah di Mina. Insiden serupa kembali terjadi pada tahun 1998, 2001, 2003, 2004, dan 2006. Peristiwa tahun 2004 menewaskan sedikitnya 251 jamaah haji.
Insiden serupa yang terus berulang membuat pemerintah Arab Saudi berbenah. Mereka merobohkan dan merekonstruksi jembatan Jamaraat dan pilar-pilar simbol setan tersebut sehingga lebih aman bagi jamaah yang menjalankan ibadah Jumrah.
5.Jatuhnya crane di Masjidil Haram
Makkah kembali berduka. Lebih dari 100 jamaah haji yang tengah melakukan ibadah salat magrib tewas akibat tertimpa crane yang digunakan untuk perluasan Masjidil Haram.
Hujan es disertai angin yang keras diduga menjadi penyebab alat derek tersebut jatuh.
Di antara korban tewas, enam orang diantaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI). Sementara sisanya dari Pakistan, India, dan masih belum diketahui lagi.
Insiden ini terjadi pada Jumat (12/9) menjelang magrib.(merdeka.com)
Internasional
Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc
Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha
Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang
RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa